BANJIR MENGGENANGI TIGA DESA DI LOTENG, BELASAN RUMAH AMBRUK

December 27, 2007 · Filed Under Lingkungan · 1 Comment 

Metrotvnews.com, Lombok Tengah: Banjir melanda tujuh dusun di tiga desa, Kecamatan Pujut dan Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ratusan rumah, kebun dan persawahan yang terendam berada di kawasan sekitar Bandara Internasional Lombok. Banjir bahkan menggenangi lahan bakal bandara tersebut. Di beberapa titik, air meluap hingga ke bahu jalan.

Banjir mengakibatkan belasan rumah rusak berat dan ambruk. Hingga Kamis (27/12) pagi, air masih menggenangi sejumlah kawasan permukiman penduduk di Desa Tanaq Awu, Desa Pengembur dan Desa Ketara. Warga menyatakan banjir kali ini disebabkan oleh tingginya intensitas hujan dalam tiga hari terakhir. Warga menduga jaringan irigasi terganggu oleh proyek pembangunan Bandara Internasional Lombok. Akibatnya, genangan air meluap ke permukiman mereka.(YUL)

GELOMBANG BESAR MEMPERPARAH ABRASI DI PESISIR PANTAI MATARAM

December 26, 2007 · Filed Under Lingkungan · Comment 

Metrotvnews.com, Lombok: Cuaca buruk dan gelombang besar di perairan barat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, menimbulkan abrasi yang mengikis pesisir pantai Kota Mataram. Selain itu, cuaca buruk juga menghentikan aktivitas para nelayan.

Gelombang besar yang menerjang pesisir barat Pulau Lombok terjadi dalam empat hari terakhir. Akibatnya, hampir separuh panjang garis pantai Kota Mataram terkikis abrasi pantai. Pantai yang terkena abrasi diperkirakan mencapai dua kilometer, meliputi wilayah Kelurahan Tanjungkarang dan Kelurahan Tarunajaya di Kecamatan Ampenan.

Selain merusak pantai, cuaca buruk dan gelombang besar juga membuat ratusan nelayan tidak melaut. Menurut para nelayan, cuaca buruk seperti ini akan berlangsung relatif lama. Mereka belum mengambil langkah antisipasi, kecuali terus berwaspada.(DEN)

NTB Salah Urus

December 26, 2007 · Filed Under Politik · Comment 

Mataram (Suara NTB) Propinsi NTB, dengan kekayaan alam (DSA) yang melimpah dan sumberdaya manusia (SDM) yang cukup potensial, belum mampu menjadi sebuah daerah yang sejahtera. Selama ini potensi SDA dan SDM yang dimiliki oleh NTB memang kurang dapat dimanfaatkan dengan baik. Singkatnya, NTB merupakan sebuah daerah potensial yang salah urus.

Komentar itu disampaikan Ketua DPW PKS NTB, H. Musleh Kholil, SIP, kepada Suara NTB, Kamis (21/12) kemarin. ‘’SDA punya, SDM mampu. Melimpah, tapi kenapa terpuruk,’’ keluhnya. Musleh melihat adanya semacam kebuntuan yang menghambat gerak maju dari potensi yang dimiliki daerah ini.

Musleh memandang, baik NTB maupun Indonesia secara keseluruhan telah salah urus sehingga segala macam potensi yang dimilikinya seolah tidak ada manfaatnya bagi rakyat. Ternyata, jawab Musleh, keterpurukan NTB ini terjadi karena salah urus. Salah satu contohnya adalah kekeliruan dalam memandang hakikat kedudukan dan jabatan yang dimiliki oleh para penguasa di daerah ini.

‘’Jabatan dianggap milik pribadi, bukan amanah. Maunya semangatnya bukan semangat memiliki, maunya menghabiskan saja, tidak merasa bertanggungjawab,’’ kritik Musleh. Musleh percaya bahwa dalam keadaan seperti sekarang ini, NTB membutuhkan seorang figur alternatif yang mampu memecah kebuntuan itu.

Namun, bisakah figur alternatif itu lahir dari rahim partai politik yang selama ini banyak mendapat sorotan akibat kegagalannya? Musleh memberikan jawaban yang cukup optimis. Menurutnya, Parpol bisa saja melahirkan seorang figur yang mampu menjawab kebuntuan. Syaratnya, Parpol tersebut haruslah memiliki kesadaran sebagai bagian dari masyarakat.

Selain itu, Parpol juga mesti merekrut orang-orang yang memiliki potensi. Momentum Pemilu Kepala Daerah NTB, menurutnya merupakan salah satu momentum yang tepat untuk melakukan rekrutmen politik untuk melahirkan kader-kader terbaik.

Ia menambahkan, ketika sebuah Parpol menyadari perannya sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat, maka Parpol itu tentu akan mampu melahirkan figur pemimpin yang mampu memberikan jawaban atas kebuntuan yang terjadi. ‘’Ketika ada Parpol yang memiliki pandangan seperti itu, itulah Parpol yang harus dihargai oleh masyarakat,’’ pungkasnya. (aan)

Next Page »