WARGA MALAS MEMBELI MINYAK GORENG DI OP
Metrotvnews.com, Lombok Barat: Operasi pasar (OP) minyak goreng di Desa Sandik, Lombok Barat, Nusatenggara Barat, kurang diminati warga setempat, Jumat (25/4). Selain harganya mahal, warga kecewa karena minyak kemasan yang disediakan penyalur tidak melayani pembelian ukuran satu liter.
Minyak kemasan yang disediakan penyalur hanya untuk ukuran dua liter. Sementara minyak goreng bersubsidi kemasan satu liter dijual senilai Rp 10 ribu. Harga ini tergolong mahal. Lantaran itu banyak warga yang batal membeli. Warga juga menduga OP salah sasaran. Buktinya banyak warga golongan menengah atas yang ikut antre.
OP minyak goreng di Desa Sandik rencananya berlangsung hingga 6 bulan ke depan. Pemerintah daerah setempat menyiapkan 8.000 minyak goreng untuk tiga desa.(***)
Comments
Leave a Reply






