Birokrat Handal Sarat Prestasi
Karir Badrul Munir di birokrasi NTB cukup panjang. Berbagai jabatan penting pernah ia lakoni seperti Kepala Bidang Penelitian pada Bappeda NTB dan Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan II pada Bappeda NTB. Terakhir, Badrul Munir juga menjabat Kepala Biro Organisasi Setda NTB sebelum akhirnya mengundurkan diri karena memilih untuk tampil sebagai cawagub mendampingi Bajang.
Sepanjang karirnya, Badrul juga dikenal sebagai birokrat yang cukup berprestasi. Ia pernah memperoleh kenaikan pangkat dari golongan III/d ke IVa atas prestasi luar biasa yang ia torehkan selama menjadi pegawai negeri sipil.
Sejumlah buku berisi gagasan pembaruan juga pernah ia publikasikan seperti buku ‘Babak Baru Pembangunan Daerah ; Gagasan, Dilema dan Tantangan (Forum Sumbawa 2000). Selain itu, Badrul juga pernah mempublikasikan buku berjudul ‘Perubahan atau Status Quo’ dan Pengembangan Infrastruktur Transportasi NTB (Jaringanpena Press : 2004).
Dengan segudang pengalamannya sebagai birokrat, Badrul Munir akhirnya terpilih sebagai Wakil Gubernur NTB. Pengalaman yang pernah dienyamnya selama menjalani karir birokrasi selama puluhan tahun kini akan ia terapkan guna melengkapi sosok kepemimpinan Bajang yang notabene berlatar belakang ulama.
Kini, keduanya mencanangkan pembenahan birokrasi di tubuh Pemprop NTB. Program yang dikongkretkan dengan pembenahan tata kelembagaan, sistem dan prosedur pelayanan serta tata SDM di Pemprop NTB ini diniatkan untuk memberikan porsi pelayanan yang lebih besar dalam tubuh birokrasi NTB.
‘’Kita ingin rampingkan fungsi-fungsi manajerial dan memperbanyak unit-unit yang memiliki fungsi pelayanan. Kalau sekarang kan terbalik. Birokrasi sekarang lebih suka melayani diri sendiri,’’ ujar Badrul soal rencana pembenahan yang akan mereka lakukan di kemudian hari.
Comments
Leave a Reply






