Gugatan ALGAF Error In Pesona Dan Obscune Liber

July 25, 2008 · Filed Under Hukum 

Sasak.Org -– Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa salah satu pasangan calon Pilkada/Pilbup Lotim 7 Juli lalu yakni paangan ALGAF mengajukan gugatan atas hasil Pilkada/Pilbup Lotim 7 Juli lalu yang oleh KPUD Lotim menetapkan pasangan SUFI sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Guna menghadapi gugatan tersebut KPUD Lotim di Back Up oleh Kejaksaan Negeri Lombok Timur dengan menurunkan 7 orang kuasa hukum sekaligus. Ketujuh orang kuasa hukum KPUD Lotim tersebut langsung menolak permohonan kuasa hukum pasangan ALGAF yang menyengketakan hasil Pilkada/Pilbup tersebut.

Seperti yang terungkap dalam duplik termohon (KPUD Lotim-red) yang dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tinggi Mataram Kamis (24/7) kemarin bahwa permohonan kuasa hukum ALGAF ditolak atau tidak dapat diterima karena Error In Pesona dan Obscune Liber. Hartadi, Sm Hk salah seorang kuasa hukum KPUD Lotim di menjelaskan kepada wartawan gugatan penggugat ditolak karena dalil-dalil yang disampaikan pemohon terjadi pada masa-masa sebelum pelaksanaan Pilkada. “jika terjadi keberatan saat itu seharusnya dilayangkan ke Panwaslu” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kuasa Hukum ALGAF Sirra Prayuna, SH sangat menyayangkan tindakan Kejaksaan Negeri Lotim yang telah memback Up KPUD Lotim karena ia menilai Kejaksaan merupakan lembaga Negara yang harus bersifat netral karena kasus ini merupakan kasus Pilkada dan bukan kasus sengketa hak.[Le Wharid]

 

 

Comments

6 Responses to “Gugatan ALGAF Error In Pesona Dan Obscune Liber”

  1. san on July 26th, 2008 12:28 pm

    mestinyanya dia yang harus digugat.kecurangannya segudang.bertkarung-karung bukti money politiknya ditangkap panwas,apa gak cukup bukti kecurangannya. tapi biasalah orang yang curang,biasanya duluan bilang curang

  2. fahrun on July 27th, 2008 12:04 am

    makanya dia nga berani nuntut panwaslu sama aja gali lobang sendiri. lagian buat apa seh nuntut2 sgala terima aja deh khan udah ngerasain jadi bupati gantian dong, menang kalah itu wajar lagian ini khan pilihan rakyat kalo rakyat banyakan yg milih calon lain apa kita mau paksa juga. udahlah seharusnya pak ali bd membantu kinerja bupati yg baru itu baru namanya pemimpin panutan dan menjadi mantan bupati yg kesatria…
    benar apa betul?.

  3. warga kos ngompal on July 27th, 2008 9:02 pm

    Setahu kami pak Ali itu orangnya ksatria..
    dia sudah mengakui kemenangan SUFI..
    tapi ada pihak pendukungnya (.. ” .. ) yang tidak bisa menerima kekalahan..

  4. ilham on July 27th, 2008 10:03 pm

    gugatan yang di layangkan tim algaf hanyalah skenario partai-partai pendukungnya untuk menutupi diri atas kekalahan algaf, agar mereka dikira kerja keras padahal partai-partai tersebut hanya ongkang-ongkang kaki pada saat pilkada berlangsung

  5. Le Mujitahid Amien on July 28th, 2008 2:34 pm

    pagi ini saya dapat telpon dari mataram dari seorang sahabat yang mengikuti sidang gugatan ALGAF di pengadilana mataram sempat diperdengarkan via telpon genggamnya…
    Kalau tak salah pak Ali BD sudah buat statement mene4rima kekalahan dan mengucapkan selamat ke SUFI, dan beliau memanggil team sukses dan staffnya dirumahnya di selong , dan mengatakan biasa menghadapi kekalahan seperti kekalahannya waktu jadi walikota mataram.
    Saya kira ini euforia demokrasi saja dan sekedar
    menyalurkan emosi sesaat dari para pendukungnya yang tak menyangka kalah,-

    Taiang kira sebentar lagi setelah emosi turun semuanya akan mereda dan mari kita lupakan pesta demokrasi ini serta kita lepaqs baju yang kita pakai waktu pilkada dan kita dukung dan bantu SUFI untuk membangun Lotim….buat SUFI juga ambil yang baik dan teruskan program ALI BD dan buang yang tidak baiknya.-
    Saya kira ALI BD juga banyak berbuat untuk Lotim.
    Selamat buat masyarakat lotim dan mari berkarya…

  6. SAN on July 29th, 2008 8:41 pm

    sekarang yang terjadi adalah memecat pejabat lotim yang gak mau mengikuti keinginannya untuk menguras sisa apbd,sehingga bupati baru gak bisa berbuat apa2,dengan demikian ada alasan untuk mengatakan pemeritah baru gak bisa apa2,begitu kata pengamat

Leave a Reply