Menu Dekonstruksi ala Nazarudin: Lupa yang Membuka Jalan Revolusi
August 22, 2011
Komunisme dan Islam
August 23, 2011

Kapitalisme dan Islam

Hazairin R. Junep

Yogyakarta (Sasak.org) Melanjutkan perbincangan tentang ideology dunia mari kita teruskan dengan perkara KAPITALISME yang ternyata adalah ATHEIS dan merupakan ideology tertua dari serangkaian ideology yang kemudian diturunkannya. Kapitalisme itu lahir sebelum lahirnya uang yaitu ribuan tahun sebelum Masehai. Cikal bakal kapitalisem adalah RIBA yang dilarang dipraktikkan didalam Islam. Dlam Al Qur’an dikatakan bahwa dihalalkan jual beli tetapi dilarang RIBA.

Kisah pemakaian uang yang dimulai oleh seorang Rabi kaya dengan membuat kertas jaminan atas simpanan emas yang merupakan cikal bakal dari penjualan saham dan sejenisnya adalah didasari oleh tipu muslihat seolah pemegang kertas jaminan itu memang punya emas didalam brankas si Rabi.

Di zaman sekarang Dolar Amerika yang tidak dijamin apa apa akhirnya mengandalkan senjata agar nilainya tetap sesuai dengan keinginan yang mencetaknya. Ketika Pak Harto berencana mengganti Dolar US dengan Euro kita dibuat remuk redam dalam krisis dahsyat. Masih lebih baik daripada Saddam Husain yang nekad terjun bebas menukar sebagian besar Dolanya ke Euro dan dia digantung atas tuduhan berbeda, senjata pemusnah massal yang tak terbukti. Memang akhirnya cukup terbukti bagi si George Bush tentang senjata si Saddam itu, apakah jadinya para Cowboy culas yang bermain laso menjerat pundi pundi emas semua negara Arab dan dunia ketiga, kalau kertas jaminannya tidak laku?.

Bukankah mereka akan musnah secara Massal?.Saya adalah segelintir orang yang mengecam serangan ke Irak dengan menulis protes berpuluh kali sehari ke PBB, pemerintah USA dan perwakilannya di Jakarta. Akhirnya sayapun diblokir dan ditegur CIA dengan ancaman dipenjara. Kita takut dan benci Komunisme padahal ia adalah anak kandung kapitalisme yang menyamar sebagai dewa penyelamat dengan iming iming sama rasa sama rata, tapi terutama kita takut karena komunisme adalah atheis!.Sebenarnya komunisme adalah kloningan lain yang menyesuaikan diri dengan keadaan dunia belahan timur.
Kapitalisme memerlukan penumpukan modal untuk membangun oligarki yaitu suatu usaha konglomerasi yang menguasai dari hulu ke hilir. Bank sebagai alat utama pengumpul modal hanya mengedarkan uangnya secara terbatas ke masyarakat dengan bunga besar. Sebagian besar uangnya kembali ke usaha usaha milik mereka atau rekanan sendiri. Uang berputar putar diantara mereka dan kalau terjadi kemacetan maka terjadilah krisis besar yang mengharu biru ekonmi dunia. Akibat dari sistem Riba itu sudah sangat terang benderang menghancurkan ekonomi global yang terjadi hampir tiap 10 tahun.

Khadafi digempur setelah dia bersahabat dengan musuh bebuyutannya sekitar sepuluh tahun terakhir. Mengapa tidak digempur dari dahulu?. Karena si Kolonel yang tidak pernah naik pangkat itu dengan gagah berani menggagas pemakaian dinar emas untuk alat tukar di Afrika!. Sayang Mandela sudah sangat tua, si fanatik baju BATIK yang melebihi fanatisme orang Indon itu tidak bisa membela kawan dekatnya yang suka berkemah dimanapun berada itu.
Kapitalisme, dipraktikkan dengan menghalalkan berbagai taktik dan strategi. Mula mula feodalisme, di negara negara besar ada toean tanah yang menguasai wilayah luas dengan pekerja pekerja upah rendah. Para penguasa adalah bangsawan turun temurun. Karena wilayah kekuasaan makin berkurang seiring makin banyaknya keturunan bangsawan maka digagaslah koloni koloni di Afrika yang dimotori kerjaan Romawi. Sejak tahun 1500 an ketika para pengelana memasuki dunia dunia baru di Asia dan Amerika dan mengangkat diri sebagai penemu benua baru, meskipun bangsa China dan Nusantara sudah mengimpor ubi dari benua Amerika sejak abad ke dua Masehi dan telah berlayar menembus Pasifik dan menetap disana. Kapten Hernan Cortes membunhi semua orang di Meksiko dan menguasai Amerika. Mulailah zaman perbudakan yang menyeret manusia berkulit gelap dari pedalaman Afrika. Orang orang Negro diperlakukan sebagai barang dagangan dan berlangsung sampai kemarin sore di negara besar bernama USA!.
Seiring dengan berkembangnya koloni koloni maka syahwat penguasa makin besar akibatnya lahirlah imprialisme dengan kekuasaan wilayah yang matahari tidak pernah tenggelam karena dari asyrik wal magrib merek kangkangi semua. Asyiknya adalah bahwa bangsa bangsa dunia ketiga beramai ramai menjadi anak buah si imprialist itu. Hanya segelintir ummat Islam yang selalu menjadi pentolan yang tak henti menggasak atau setidaknya mengusik dan menakut takuti si imprialist. Bahkan saking takutnya si imprialist menyiapkan pakar pakar khusus baik Islam maupun akhli antroplogy, budaya dan bahasa jajahan.
Bagimana caranya mempertahankan kekuasaan ekonomi politik kalau makin lama makin hebatlah para budak dan rakyat jajahan?. Harus lebih halus dan sok mengangkat citra. Liberlisme diambil sebagai langkah berikutnya setelah ketahuan dimana mana kerjanya menipu dan memperdayai rakyat. Liberlisme disegala bidang termasuk melucti pakaian satu persatu. Ternyata cara kita telanjang zaman dahulu dikuti oleh mereka setalah kita diberbajukan. Lucuti terutama pakian bathin, dalam waktu 100 tahun niscaya semua akan telanjang dan bersorak gembira dalam eforia kebebasan. Tidak sampai 100 tahun kita sudah lumpuh dan bersimpuh dikaki duli sang penguasa VOC baru bernama IMF, Bank Dunia, PBB dan anak cabangnya.
Untuk memuluskan jalan bisnis itu sang toean memilihkan baju, mau yang kuno sekali sebagai pakaian adat atau super modern. Kita memilih yang kuno karena suka yang tradisional, namanya demokrasi. Kalau dilihat secara archeologi, demokrasi itu sama dengan fosil hanya orang tertentu yang mengoleksinya. Bagi orang awam, demokrasi itu hanya amplop 20 ribuan atau raskinlah!. Sudah semau berjalan sesuai dengan keinginan alias in line with the concept untuk mengeruk sampai ke perut bumi. Gaya hidup harus diubah agar bisnis makin pesat, sebab acara krisi besar besar besaran akan selalu hadir dan dibutuhkan semua orang bertanggung jawab. Maka dipungutlah barang bekas dan dimake over menjadi NEO Liberalisme. Wajahnya penuh manusiawi dan diterjunkan para rohaniawan dan pekerja kemanusiaan baik dalam susah dan senang harus saling bantu ya!. Kamoe orang haroes tahoe, kalian adalah sahabat kami, maka kami dari VOC baroe akan bantoe kamoe orang dengan beasiswa, program LSM dan bantoean kemanoesiaan. Soedah!.
Apa yang terjadi waktu Tsunami melanda Aceh?. Banyak negara berdatangan membantu tanpa pamrih tetapi si Toean menahan diri karena haroes ada pembicaraan tentang siapa yang dapat proyek rekonstruksi pasca bencana dan setrusnya tambang tambang besar itu untuk siapa nanti. Bagai kerbau ditusuk hidungnya kita mau mengikuti semua titah karena kita sudah lemah, karena memang tidak pernah mau jadi kuat, senangnya terima komisi. Itulah sekelumit perjalanan RIBA sampai serial terakhir yang sedang kita banggakan sekarang ini, DEMOKRASI yang membikin kita makin demok (benjut) dan crazy!.
Wallahualambissawab
Demikian dan maaf
Yang ikhlas
Hazairin R. JUNEP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *