Bedah Buku : Lombok Mirah Sasak Adi
October 15, 2011
Panoptisme Tubuh Mahasiswa, Media dan Matinya Agent of Change*
October 18, 2011

Derita Janda Malaysia

Lombok Tengah [Sasak.Org] Derita istri para TKI (yang dilombok dikenal dengan istilah JAMAL, Janda Malaysia) seperti tak bertepi.  Setelah lama tidak diberikan nafkah bathin, Melati, 25 tahun (nama samaran) warga Jonggat Lombok Tengah dikabarkan telah berbadan dua. Padahal sang suami baru saja pulang dari Malaysia. Setelah 3 (tiga) tahun ditinggal suaminya, Melati tinggal bersama orang tuanya, tidak mau tinggal di rumah suaminya di Gerung Lombok Barat.

Baru 1 hari suami Melati pulang dari Malaysia, Melati di terkam ular berbisa sehingga kakinya bengkak. Ketika sang suami sedang memeriksa bekas gigitan tersebut  ke RS Tripat Gerung, sekaligus dia dengan iseng memeriksa istrinya, apa hamil atau tidak. Ternyata, Melati hamil 3 (tiga) bulan menurut dokter. Seperti disambar petir, akhirnya melati dicerai oleh suaminya.

“Saya tidak menyangka terjadi seperti ini, mungkin sudah nasib saya” ujar mantan suami Melati yang kini, anak semata wayangnya tinggal bersamanya.

Nasib seperti melati juga menimpa Mawar (23 th), suaminya telang meninggalkannya selama lebih dari 3 (tiga) tahun. Ahad (16/10), rumahnya ramai dikerumuni warga setelah informasi tentang kasusnya diketahui warga sebuah Dusun di Kecamatan Jonggat. Salah seorang anggota keluarga menceritakan kepada penghulu setempat, kejadian yang menimpa saudarinya tersebut ” sudah tiga tahun saudara saya ditinggal” ujarnya ke WKS di rumah penghulu.

Kejadian serupa juga terjadi dibeberapa tempat di Pulau Lombok. Curahan hati para Jamal (janda malaysia)  ini persis seperti lagu “bebalu malaysia” karya Lalu Nasib:

Dongak jelo dongak atas gamak
Perasak rasa terik ujan
Selung panas benteng enteng gamak
Panas perek pendaitku

Mene idap dengan tebilin lalo
Sik semame jok malaysia
Momot meco sakit perase gamak
Langsot lalok sik kukangen

2 tahun ndekn arak surat
Kaling kepeng jakne arak dateng
Ku merarik kance dengan lain
Aku takut selung selungne dateng

Kejadian serupa sepertinya telah menjadi sisi lain dari para istri TKI asal lombok yang ditinggal oleh suaminya, untuk bekerja di Luar Negeri. [WKS/zkp]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *