Tragedi Bima, Bual Penguasa dan Simulacrum Politik
January 9, 2012
Tim Lajnah Penerjemah Al-Qur'an Base Sasak Rampungkan Juz Amma Almajidi
January 9, 2012

Nyongkolan Beda di Jonggat

Lombok Tengah [Sasak.Org] Mendengar kata “nyongkolan” tentu yang terbanyang adalah pasangan pengantin yang di ‘make up’ sedemikian rupa sesuai adat Sasak, diiringi dengan para Peraje (rombongan pengiring pengantin) laki maupun perempuan tentu dengan pakaian khas Sasak.

Rombongan Peraje bersiap-siap pulang

Tetapi, Kamis (5/1) ada pemandangan yang berbeda, rombongan nyongkolan yang jumlah ratusan orang dengan memakai puluhan mobil dan sepeda motor terlihat berpakaian berbeda, mereka yang lelaki  memakai jas dengan warna yang tidak seragam dan peraja perempuan memakai kebaya dengan berjilbab, mungkin karena pertama, rombongan tersebut kelihatan seperti pergi bejango atau bales nae (tradisi mengunjungi keluarga mempelai perempuan oleh keluarga mempelai laki-laki beberapa hari setelah nyongkolan). Rombongan penganten tersebut berasal dari Bagek Panjeng Jonggat yang pergi nyongkolan ke Desa Setanggor Praya Barat.

“Ini tetap namanya nyongkolan, kita memang tidak memakai pakaian godek nongkek, sapuk,kebaya maupun lambung, dan tidak memakai pengiring gendang belek atau kecimon seperti nyongkolan biasanya, ini agar masyarakat juga mengenal cara lainnya yang lebih islami” kata Junah, salah seorang peserta nyongkolan gaya baru tersebut.

Pengantin laki-laki yang ternyata adalah anak seorang Ustadz di Bagek Panjeng Jonggat bernama Ustadz Munir, Ustadz yang ahli pertanian dan peternakan ini meminta semua muridnya untuk ikut nyongkolan dan meminta mereka semuanya memakai pakaian berupa jas bagi lelaki dan pake jilbab bagi yang perempuan. [WKS/Zkp]

3 Comments

  1. Ishak says:

    Subhanallah, ni sak namanya terobosan.

  2. benny says:

    yang penting budaya jangan dibenturkan dengan agama…

  3. bach hariyanto says:

    memang saatnya identitas keislaman kita tujukkan…mari kita mengislam budaya dan membudayakan islam di lingkungan kita,terutama menghidupkan sunnah nabi,karena dalam sunnah ada kejayaan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *