Aku Sahabat Si Degil
March 22, 2012
Bahasa, Adat dan Pakaian Sasak.
April 1, 2012

Glottal Stop X

[Sasak.Org] Bahasa Sasak tidak punya alfabet atau abjad sendiri. Sejak diresmikannya EYD penulisan bahasa sasak jadi makin kacau karean tanda baca vokal tidak dikenal dalam bahasa Indonesia yang artifisial sedangkan bahasa Sasak adalah bahasa Alamiah.

Apa yang disebut he ne ce re ke adalah aksara, abjad atau alfabet Bahasa Kawi atau istilahnya Neo Sanskkrit. Bahasa kawi bukan bahasa Sasak, meskipun ada orang yang mengatakannya sebagi bahasa halus.

Bahasa Sasak adalah bahasa yang sudah ada sejak sebelum adanya pendatang yang membawa bahasa Kawi yaitu dari Jawa. Mereka, para pendatang itu menetap pada getto getto yang disebut pedaleman di kemudian hari. pedaleman- dalem artinya sanjung, hormat. Sehingga pedaleman dapat disebut sebagai rumah orang terhormat atau toean.

Para toean itu menggunakan bahasa kawi atau Jawa Kuna dan membawa sastra mereka bersama. Para kaula yang direkrut sebagai pekerja ada yang mengambil bahasa sastra itu karena perkawinan atau hobby, lalu meneruskan tradisi itu di dasan.

Pemakaian bahsa Kawi itu seperti orang yang memakai bahasa Melayu pada saer yang memakai penterjemah. Baik bahasa kawi atau bahasa Melayu bukanlah bahasa Sasak.

Saya contohkan kebiasaan SBY yang kerap mengeskpresikan diri dalam satu dua penggal kalimat dalam bahasa Inggris. SBY tentu saja tidak sedang berbahasa Indonesia apalagi berbahasa halus. Dia tetapa berbahasa Asing.

Kembali ke penulisan Bahasa Sasak yang kita belum punya sendiri, banyaklah orang menuliskan glottal stop dengan Q atau K, yang sesungguhnya sangat berlainan.

Saya mengambil jalan tengah dengan X sebab bahasa Sasak adalah bahasa alamiah yang setara dengan bahasa modern seperti Rusia, Spanyol, Prancis, Inggris dsb. Kegagalan pegajaran bahasa Sasak disebabkan oleh kurikulum yang disusun oleh orang yang salah kaprah tadi. SD, SMP diajar bahasa Kawi dengan Hanacarakanya.  Itu adalah pelajaran SMA. Tolong perhatikan kurikulum SMA tahun 1970 an disana ada pelajaran bahasa Kawi. Bahasa Sasak yang seharusnya diajarkan adalah bahasa sehari hari yang digunakan oleh orang banyak. Bukan bahasa dalang, atau MC nyongkolan. semoga bermanfaat.

HRJ

1 Comment

  1. Sandi says:

    Coba di jelaskan dngan lbih detil lg mana bhs sasak yg asli. Ada gak desa dasan yg masih mnggunakan bahasa sasak tulen smpai skrng dan tiang mau tau dr mn asal mulanya gelar LALU di lombok… Semeton jari si ndek nenaok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *