Mari Kita Kampanye Damai Dan Santai

YKS akan launching Program OTA bersama, mari berpartisipasi
May 28, 2014
Delegasi Bangladesh Kunjungi Bunmudrak
June 8, 2014

Mari Kita Kampanye Damai Dan Santai

Hazairin R. Junep

Hazairin R. Junep

Yogyakarta [sasak.org] Belakangan ini kita dibuat terpaku, kaget, malu, sebal  atau heran dengan cakap para pendukung capres baik yang nomor satu atau nomor dua, sam  sama bersitegang paling harus bicara benar, paling harus duluan dan paling baik bla blab la.

Saya sering memuat cakap para pendukung capres dengan judul HUMOR HARI  INI agar setiap pembaca dapat senyum  senyum namun bebas membela capresnya dan bertahan sampai  tusukan pertama  dibilik mesra  sang pendukung dan pujaannya pada tanggal 9 juli nanti.

Mula mula ada yang cakap soal asal usul orang, setelah mentok diurus agama orang, setelah mentok lagi diminta bertanding baca ayat suci lalu lomba pidato dan terakhir masalah hutang piutang.

Baiklah kita mulai soal yang pertama, Jokowi itu orang Solo, beragama Islam dan bisa mengaji sembahyang, terus kurang apa?. Jokowi punya kualitas ; kesederhanaan, apa adanya dan banyak bergaul dengan  rakyat jelata dan terjun langsung.

Prabowo itu orang Islam dari sononya, tapi dibikin rumit karena keluarganya banyak yang non muslim.  Wuih bagaimana kalau ada muallaf dan tidak hanya ortu dan saudaranya yang non muslim bahkan teman sekabupaten, seprovinsi dan senegara adalah non muslim, waduh orang muallaf digendong gendong , eh kawan muslimnya digugat gugat. Prabowo  orang yang tegas, berani dan banyak  memahami masalah kenegraan,  IQ yang tinggi dan Polyglot pula.

Sudah itu ada yang nantang adu mengaji ,  baca Al Qur’an, memangnya presiden mau jadi qori yang mewakili kita di MTQ apa?.

Yang lain ada yang menggugat si capres karena  yang satu punya hutang yang lain tidak. Kalau kita cermati dengan baik bahwa kita ini hidup dalam sistem kapitalis, maka orag yang tidak punya hutang itu adalah orang yang sangat istimewa terutama jika bisa berbisnis. Saya sendiri adalah penganut zero debt, hutang NOL,  tapi itu deh, kesederhanaan  membuat saya tidak sanggup berekspansi dalam bisnis. Orang orang yang zero debt tidak punya kemampuan mengelola Sumber Daya Besar dan massif.

Jangan lihat hutang sebagai beban saja, dalam alam kapitlis yang kita dengan bangga hidup didalamnya, hutang itu adalah cara  bereskpansi. Tanpa hutang tidak bisa USA yang sekaya itu dapat hidup. UK adalah Negara dengan hutang besar dan  demikian juga dengan China. Mereka  saling menghutanngi  dalam rangka membuat hubungan saling meguntungkan. Makin besar konglomerat makin besar hutangnya tapi makin banyak juga orang yang bergantung dalam bisnis dan pekerjaan baik sebagai pemasuk, pengecer atau pegawai. Saya punya kawan seorang miliarde Jepag yang bereskpansi ke Eropah, Amerika dan Negara maju lain, dia sederhana  tapi menghidupi 30.000 karyawan diseluruh dunia, belum  lagi orang orang yang bekerja diperusahaan relasinya di negara lain tujuan eksportnya. Jadi orang yang kaya dengan usaha terbatas dan tidak punya hutang punya kekurangan,   yaitu tidak dapat berekspansi, tidak sanggup mengelola dana mega besar  sehingga dengan demikian kemampuannya dalam menyerap tenaga kerja juga kecil saja.

Jadi kalau kita ketakutan dengan hutang  maka kita sebaiknya kembali ke alam berburu dan mengumpulkan biji bijian di hutan. Hutang yang tidak rasional bisa terjadi pada orang yang tidak memahami bisnisnya dengan baik tetapi melakukan spekulasi, itu yang berbahaya.

Terakhir ada yang cakap soal istri dan hewan piaraan. Tentu anda kenal dong dengan Paman Putin yang ditakuti Barat itu. Paman Putin itu sudah lama tidak punya istri. Dia pernah didesak lantas dia menjawab bahwa waktunya habis untuk urus Negara sehingga tak sanggup beristri. Dan tahukah anda bahwa Rusia ditangan paman Putin sanggp menggebrak Uni Eropa dan melunasi hutangnya kemudian menjadi negara  dengan tabungan terbesar KETIGA setelah China dan Jepang.  Framcois Holland juga tidak punya istri tuh. Ivo Morales siapa tak kenal, lelaki lajang yang berani melawan USA.  Terus tetangga sebelah yaitu presiden Filipina, waktu saya datang ke kementrian pariwisata Filipina, pejabat yang saya temui bilang bahwa predidennya lajang padahal umurnya seusia saya tapi punya pacar di Korea, gitu, tambah si pejabat. Bang Aquino III berhasil mendamaikan negaranya yang konflik dan juga mengatasi badai yang mengahancurkan itu toh?.

Soal ada yang jadi  gembala kuda, jangan deh diperpanjang, silahkan pelajari riwayat para nabi  mayoritas adalah pengembala dengan sedikit saja yang jadi tukang atau arsitek.

Jadi senyampang kita masih sehat wal afiat, mari kita jaga diri, jaga martabat dan kehormatan orang lain, jika ada yang bicara tentang perang, ya kita lihat konteksnya.  Kemarin para pengamat bilang bahwa ini perang ide, perang visi dan misi, perang  gagasan untuk solusi terbaik. Jadi kalau ada yang mengajak kita meggunakan semanagat perang 1945, ya kita ikuti atau kita tolak, gitu aja kok repot.

Kedua orang capres  itu adalah orang terbaik di negeri ini, karena:
Mereka berdua yang mau bersusah payah maju dengan segala  persyaratan yang tidak mudah.
Mereka adalah orang terkuat di negeri ini karena dibantai dan dihina tidak gentar.
Mereka adalah orang yang pemberani sebab banyak sekali orang dekat dan kawan dekatnya yang berhianat bukan?.
Lantas apakah masih ada celah buat kita menganggap diri kita pantas merendahkan capres kita itu?.

Dengan banyak maaf dan salam

 Hazairin  R. JUNEP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *