Gili Trawangan Sulit Dilupakan

Suku Sasak menurut Wikipedia
July 15, 2015
Merawat Jejak Wayang Sasak
July 25, 2015

Gili Trawangan Sulit Dilupakan

LOMBOK UTARA – Wisatawan boleh memuja keindahan Pulau Dewata, Bali. Namun, rasanya sulit untuk melupakan misteri keindahan bawah laut yang dipancarkan Gili Trawangan, kawasan wisata di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tidak salah agaknya Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) yang dipimpin Wakil Ketua DPD, Farouq Muhammad, serta beberapa redaktur pelaksana media nasional, pada pertengahan Juni 2015 mengunjungi Gili Trawangan, sebuah kawasan wisata unggulan Provinsi NTB.
“Banyak potensi daerah yang bisa menjadi unggulan dan daya tarik investor untuk menanamkan investasinya. Salah satunya Gili Trawangan yang tidak diragukan lagi potensi wisata bawah lautnya,” kata Farouq Muhammad ketika menapakkan kakinya di pantai gerbang utama Gili Trawangan, Sabtu (13/6) pekan lalu. Apa yang dilontarkan Wakil Ketua DPD itu sungguh benar!
Gili Trawangan adalah salah satu pulau paling terkenal di Lombok, NTB. Seperti diketahui, Pulau Lombok adalah salah satu pulau kecil di wilayah Indonesia bagian timur. Pulau Lombok dikelilingi banyak pulau yang lebih kecil yang disebut sebagai gili. Salah satu gili Lombok yang menjadi tempat favorit bagi wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, adalah Gili Trawangan. Selain Gili Trawangan, ada juga Gili Meno dan Gili Air.
Pulau kecil yang berada di sebelah barat laut Pulau Lombok ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan yang indah. Pantai dan pemandangan alamnya membuat wisatawan bakal tergila-gila dan sulit melupakannya ketika harus angkat kaki meninggalkan Gili Trawangan. Pelbagai aktivitas bisa dilakukan sehari penuh, mulai dari hanya berjemur badan di pinggir pantai, snorkeling, scub diving, parasut yang ditarik speed boat (perahu motor), bermain kayak, hingga berselancar. Selain itu, wisatawan bisa bergabung dalam pesta-pesta pantai di malam harinya.
Wisatawan akan menemui fasilitas-fasilitas yang berstandar internasional di Gili Trawangan. Karena itulah, bukan rahasia umum lagi jika gili yang satu ini sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara. Kondisi itu menyebabkan pelayanan di sana disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan mancanegara itu. Asal tahu saja, di Gili Trawangan ditemukan sebuah bar Irlandia. Bar yang satu ini hanya terdapat di Gili Trawangan. Tidak ada di tempat lain di kawasan wisata daerah Lombok.
Gili Trawangan relatif kecil, dengan bentangan sekitar 3 kilometer dari utara ke selatan dan sekitar 2 km dari barat ke timur. Guna mencapai Gili Trawangan, cara yang paling umum adalah dengan menaiki perahu motor. Pengunjung bisa menaikinya dari pelabuhan kecil di Bangsal, sekitar 42 km dari Kota Mataram (atau sekitar satu jam perjalanan). Jika dari Mataram, ibu kota NTB, wisatawan bisa menggunakan kendaraan, seperti sepeda motor atau mobil dan harus meninggalkannya di pelabuhan tersebut.
Sepanjang menelusuri Gili Trawangan, wisatawan bakal disuguhkan dengan hilir-mudik wisatawan mancanegara. Uniknya, transportasi di Gili Trawangan sama sekali jauh dari bising knalpot sepeda motor apalagi mobil. Ujung-ujungnya wisatawan merasakan udara superbersih.  Memang pemerintah daerah setempat melarang adanya kendaraan roda dua. Kendaraan yang diizinkan hanya sepeda gowes serta sejenis delman sederhana yang ditarik seekor kuda. Di sana dikenal dengan nama cidomo. “Cidomo” berasal dari kata cika dalam bahasa Sasak yang berarti gerobak tradisional yang ditarik kuda, tetapi beroda mobil. Wisatawan hanya membayar Rp 125.000 untuk tiga orang jika ingin menumpang cimodo.
Keunggulan Gili Trawangan
Gili Trawangan memiliki iklim yang berbeda. Saat turun hujan di Bali atau Lombok, anehnya Gili Trawangan tetap terang sehingga wisatawan tetap dapat menikmati keindahan pantainya. Air lautnya masih sangat bersih dengan gradasi warna biru yang indah, di bawahnya terkandung kekayaan biota laut yang luar biasa. Di bibir pantai dari kejauhan, wisatawan bisa melihat Gunung Agung di Bali dan Gunung Rinjani di Lombok.
Potensi Gili Trawangan lainnya yakni  pemandangan bawah laut.  Gili Trawangan telah menjadi pusat aktivitas diving yang tidak usah diragukan lagi. Hampir semua penyedia jasa diving berlisensi internasional memiliki kantor di Gili Trawangan. Jadi, wisatawan tidak akan kesulitan menemukan pemandu dan penyedia peralatan untuk diving.
Banyak spot diving di sekitar Gili Trawangan dengan keunikan tersendiri. Spot diving yang sudah cukup terkenal, di antaranya shark point, jack point, coral fan garden, halik reef, Trawangan slope, bounty reef, deep turbo, dan simons reef. Setiap operator diving biasanya memiliki spot unggulan dengan tingkat kesulitan yang berbeda disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman menyelam pengunjung.
Keunggulan lainnya yang sulit dilupakan adalah sunset ciew. Sunset view adalah suatu tempat di sebelah barat Gili Trawangan yang cocok untuk melihat keindahan matahari terbenam. Sore hari akan ramai dengan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara yang duduk-duduk sambil menunggu matahari terbenam. Untuk menemani wisatawan itu, sejumlah warung siap menjual makanan kecil serta minuman. Semuanya serbadimanjakan.
Keindahan dan eksotisme dari Gili Trawangan yang luasnya sekitar 340 hektare itu rasanya sulit untuk dilupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *