Cerite Kontex Sasak
April 18, 2008
SKAR dan DIU
April 23, 2008

ABG dan Selaparang

ARYA BANJAR GETAS dan SELAPARANG

0). Mari kita senantiasa berusaha tetap tuhu membangun Bangse Sasak Lewat KS ini dengan memberi satu detik dan satu huruf sebisa mungkin. Tulisan makin banyak dan lebih serius, tetapi mari berekspresi dengan perasaan lepas dan terbuka. Tidak usah kita berpikir terlalu berat, bahwa akan begini atau begitu atau diam diam punya impian yang rasanya susah dimaterialisasikan saat ini. Kita biarkan semua berkembang alamiah dengan terus mengasah diri, pasti suatu saat akan ada hasil yang tidak pernah kita bayangkan hebatnya.

1). Meskipun agak terlambat, saya ingin menangapi permintaan semeton kita M Ramadan tentang Arya Banjar Getas (ABG), dan Nazar ttg Kembang Kuning. Saya sangat kesulitan mengingat kisah2 yang pernah saya dengar waktu kecil. Sampai saat ini saya belum pernah mendengar adanya buku yang menerangkan tentang ABG secara utuh. Siapa dia, keturunan siapa  tidak diketahui tetapi dia menurunkan raja2 kerajaan Langko pernah saya dengar. Sebenarnya saya menunggu reaksi dari Zul Labulia atau semeton lain yang menekuni  sejarah Lombok, tapi belum keluar juga informasi yang lebih komplit. Angaplah ini sebagi pancingan.

ABG adalah seorang patih di Selaparang sampai 1670. Pada tahun 1668-1669 Kerajaan GELGEL yang berambisi menaklukkan Selaparang mengirim ekspedisi tetapi gagal. Ketika itu ABG sebagai patih selaparang sedang konflik dengan rajanya, maka dia serta merta main mata dengan GELGEL. ABG mula mula lari ke Pejanggik, ia menetap dan mengabdi disana. Mulailah ABG bermain api dengan menyeret Pejanggik  bergabung dengan pasukan Karang Asem karena ada rumor bahwa pasukan penyerbu itu akan menggempur Pejanggik.

Pada 1672 mereka menggempur Selaparang yang lemah dan hancur leburlah pusat kerajaan dengan seluruh penguasanya mati. Sebagian besar penduduk melarikan diri ke berbagai tempat di sepanjang wilayah LOTIM. Salah satu desa tempat mereka tinggal adalah Teros. Mereka berbicara dalam bahasa yang sama dengan  bahasa Selaparang. Dan tetangga mereka yang bersal dari keturunan Sengkol (Pejanggik) ikut menetap di  pedusunan Kembang Kuning dekat teros.

Pada 1686 Kerjaan Mataram Karang Asem membumi hanguskan Pejanggik. Sebelum itu semua kerajaan yang kecil2 diluluh lantakkan. Sejak itu kerajaan Mataram Karang Asem berdaulat penuh atas Lombok. Sebenarnya Selaparang dan Pejanggik serta semua kerajaan kecil2 itu bertalian satu sama lain, pada tahun 1648 seorang Pangeran Selaparang keturunan/Trah Pejanggik diangkat oleh Gowa sebagai administrator (gubernur jendral) di Sumbawa. Ini juga dapat membuka tabir mengapa hubungan Bangsa Sasak dan Sumbawa sangat erat sehingga banyak desa di LOTIM dihuni Bangsa Samawa . Selain karena adanya pengiriman pasukan saat perang Bali Lombok dan lebih2 setelah meletusnya Gunung Tambora 1815.

Seluruh pemparan diatas selain dari data tahun, merupakan file2 ingatan saya yang suram

2). Kepada anggota sesangkok yang tinggal di Jogja dan sekitarnya, silakan sangkep kapan2 kalau mau kopi darat bisa di Pakem. Tidak usah mengagendekan acara yang rumit, hanya berjumpa saja cukup sebagai  permulaan. Khususon semeton Sulye Jati, gak usah khawatir, surat bisa disimpan dan kapan saja dapat  dikirim. Selamat menempa diri dan terus maju…

Wallahualambissawab
Yang ikhlas

Hazairin R. JUNEP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *