Ajak Anak Mempelajari Budaya Suku Sasak di Desa Sade Lombok

Zohri Muncul Jadi Lakon Wayang Sasak
July 22, 2018
MENGENAL LEBIH DALAM SUKU SASAK ; SUKU ASLI NTB
July 22, 2018

Ajak Anak Mempelajari Budaya Suku Sasak di Desa Sade Lombok

Dua anak berlari di dekat papan selamat datang di Desa Wisata Sasak, Dusun Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (12/11). Rumah adat Sasak memiliki keunikan di mana lantainya dibuat dari campuran kotoran sapi. Selain itu, pada waktu-waktu tertentu lantai rumah harus di pel menggunakan kotoran sapi. MI/PANCA SYURKANI

Lombok tak hanya populer dengan deretan pantainya yang indah. Pulau yang terletak di sebelah barat Bali ini juga punya pesona adat dan budaya yang menarik untuk dijelajahi.

Pulau Lombok dihuni oleh Suku Sasak yang masih mempertahankan adat dan kebudayaan. Anda dapat mengajak seluruh anggota keluarga untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Suku Sasak di Desa Sade.

Desa Sade hanya satu dari sekian banyak wilayah perkampungan di Lombok yang dihuni masyarakat Suku Sasak. Desa Sade berada sekitar 30 kilometer dari Mataram. Lokasinya dapat dijangkau dengan mudah oleh kendaraan karena lokasinya yang tidak begitu jauh dari kawasan wisata Praya dan Kuta.

Desa Sade Dihuni 150 Kepala Keluarga

Masyarakat Suku Sasak yang menghuni Desa Sade sebenarnya tidak terlalu banyak. Desa wisata budaya ini hanya dihuni sekitar 150 kepala keluarga. Jumlah penduduk Desa Sade yang tidak terlalu banyak ini sebenarnya merupakan bagian dari upaya pelestarian adat dan tradisi Suku Sasak.

Meski masih mempertahankan sejumlah adat dan budaya, masyarakat yang tinggal di Desa Sade juga cukup terbuka pada masyarakat yang datang dari luar dan tidak sepenuhnya menolak modernisasi.

Rumah Penduduk Desa Sade Bernuansa Tradisional

Anda akan merasa berada di belahan bumi yang tidak pernah terjamah sebelumnya saat mengunjungi Desa Sade. Pasalnya, seluruh hal yang ada di sana masih begitu terasa kental unsur budaya. Salah satu hal yang akan membuat Anda takjub adalah arsitektur rumah masyarakat Sasak yang masih mempertahankan nuansa tradisional.


(Foto:MI/Yusuf Riaman)

Rumah di Desa Sade umumnya berbentuk persegi, tidak berjendela, dan hanya memiliki satu pintu. Bagian atap rumahnya pun masih menggunakan jerami kering yang dapat bertahan hingga lima bulan. Dulu, masyarakat Sasak memanfaatkan kotoran kerbau sebagai bahan perekat batu saat membangun rumah.

Bahkan, hingga saat ini mereka masih menggunakan kotoran kerbau untuk membersihkan rumah mereka. Tapi tenang, masyarakat Sasak punya cara khusus untuk membuat bau kotoran tersebut tidak tercium. Jadi Anda tidak perlu khawatir akan mencium bau tidak sedap saat berkunjung ke rumah warga.

Melihat Wanita Suku Sasak Menenun Kain Tradisional

Anda dan keluarga dapat menyaksikan proses penenunan kain khas Sasak yang indah dan bernilai seni tinggi di Desa Sade. Wanita Suku Sasak masih menggunakan alat tenun tradisional bernama Berire. Alat tersebut berfungsi untuk memberikan celah saat penenun memasukkan pengiring berisi benang.


(Foto:MI/Sumaryanto Bronto)

Saking tradisionalnya, proses penenunan satu lembar kain dapat berlangsung 1-2 bulan. Tidak heran jika hasilnya pun begitu cantik dan detail.

Berkunjung ke Desa Sade bersama keluarga dapat memberikan pengalaman berkesan, sekaligus wawasan baru. Saat berlibur ke Lombok, pastikan Anda menginap di hotel yang mampu memenuhi kebutuhan Anda sekeluarga.

Apa yang membuat penginapan murah ini istimewa? Dengan jaringan hotel dan properti terbesar di Indonesia, Anda akan mendapatkan jaminan tujuh fasilitas terbaik. Tak perlu takut merasa tidak nyaman sebab Anda dapat beristirahat dengan nyaman di atas tempat tidur bersih ditemani sejuknya AC dan TV layar datar yang menyajikan saluran lokal dan luar negeri.

Kamar mandinya pun dilengkapi shower air hangat serta peralatan lengkap. Anda pun dapat memanfaatkan fasilitas air minum gratis yang disediakan pihak hotel. Koneksi Wi-Fi gratis juga hadir untuk melengkapi kebutuhan Anda.

Sumber : Medcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *