Bau Nyale, Libur 2 hari

Menengok Makam Wali Nyato
December 30, 2014
Catatan alam
February 13, 2015

Bau Nyale, Libur 2 hari

Oleh Zulkipli, SE, MM

Zulkipli, SE, MMLombok [Sasak.Org] Libur sekolah itu adalah sebuah hal yang sangat saya nanti saat masih sekolah dulu, entahlah. ternyata, saat saya menjadi guru juga mempunya ‘rasa’ yang sama saat tau bahwa hari senin dan selasa, akan ada libur Bau Nyale. Sebuah event yang didesain menjadi hajat bersama seluruh rakyat Lombok Tengah. entahlah, apa makna maslahat dari Bau Nyale tersebut sampai semua harus diliburkan selain dari harapan meningkatnya uang yang beredar di Lombok Tengah selama event itu berlangsung, tentu Pemda punya niat baik, bisa saja saya yang gagal paham.
Seminggu yang lalu, secara sengaja kami mengunjungi lokasi yang akan dipakai untuk event tersebut, Pantai Seger, pantai dengan pasir merica yang pasirnya terus berkurang setiap hari karena dibawa pulang oleh pengunjung dengan mayoritas menggunakan botol air mineral yang besar, bahkan ada yang memakai karung untuk memasukkannya ke dalam mobil mereka.
Melihat pantai seger membayangkan anak muda mudi menghabiskan malam tanpa sekat, tanpa kontrol, bahkan mungkin tanpa sholat shubuh, sebuah kewajiban yang tidak dapat tergantikan oleh apapun karena katanya Nyale itu akan keluar di dini hari.
Tulisan ini bisa jadi hanya luapan sebagian kecil dari rakyat Lombok Tengah yang mengharapkan setiap potensi kemudharatan itu menjadi salah satu acuan bagi pelaksanaan program pemerintah yang dengan atas nama apapun.
Seumur hidup saya memang belum pernah mengikuti proses bau nyale, saya khawatir apa yang saya tulis salah, saya hanya pernah ke lokasi di pagi hari meliat tumpukan sampah bekas para pengujung di malam harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *