Minggu, Maret 14, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Keruak Mengadakan Acara Peresean

PereseanLombok Timur [Sasak.Org] Masyarakat Keruak, Lombok Timur (Lotim), menggelar dua even Peresean di tempat berbeda. Even yang digelar di lapangan umum Keruak bagian peringatan Hari Pahlawan 10 November. Sementara, even yang digelar di Desa Sepit merupakan bagian dari tradisi menunggu turunnya hujan. Kegiatan di lapangan umum Keruak dimulai 10 November kemarin, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Kegiatan ini akan digelar hingga 27 November. ‘’Sehari ada delapan Pepadu (jagoan) yang bertanding,’’ kata Ketua Panitia, Rosihan M Syafi’i. Kegiatan di tempat ini dikoordinir Paguyuban Timpal Jaga Prabu bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Lotim.

 

Kegiatan di lapangan umum Keruak ini mendatangkan pada Pepadu dari seluruh pulau Lombok. Panitia mengundang beberapa daerah yang dikenal memiliki tradisi Pepadu dalam Persean. Masing-masing wilayah diminta utusan lima orang. Panitia juga menyediakan lima Pepadu dari beberapa daerah di Lotim.
‘’Pertandingan ini mengikuti awiq-awiq dalam Peresean. Tidak asal gebuk dan tidak asal main, ada aturan yang ketat,’’ katanya. Pertandingan ini juga menjadi ajang sosialisasi awiq-awiq dalam Peresean. Mulai dari pemberian skor, larangan, dan berbagai aturan lainnya. Pertandingan ini juga untuk mempertahankan budaya Peresean. ‘’Ini lah ajang pembuktian para Pepadu. Sangat kita sayangkan akhir-akhir ini sering ada keributan antarkampung, padahal itu hanya masalah pribadi seseorang. Di ajang Peresean inilah mestinya ditunjukkan pertarungan itu, dengan sportif,’’ paparnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Lotim, H Gufranuddin berterima kasih atas partisipasi warga dalam kegiatan ini. Dengan even seperti ini, masyarakat langsung mempertahankan warisan para leluhur. ‘’Peresean ini memiliki filosofi sportifitas,’’ ujarnya. Sementara kegiatan Peresean di Sepit sudah digelar sejak seminggu lalu. Kegiatan ini merupakan ritual tahunan yang digelar menjelang musim hujan.
‘’Biasanya berhenti setelah turun hujan. Konon Peresean ini untuk ‘’memanggil’’ hujan,’’ kata Safrudin, salah satu pemuda setempat.

 

Sumber: Lombok Post

Trackback(0)
Comments (2)add comment
dxman: ... http://sasak
ada baiknya tradisi peresean d masukkan dalam kurikulum sekolah..selain untuk melestarikan budaya sekaligus juga untuk melatih kberanian/mental & mngajarkan sportifitas kpada generasi muda..!!!
go...SASAK...go...LOMBOK
Glory United smilies/cool.gif smilies/cool.gif smilies/cool.gif
1

report abuse
vote down
vote up
November 13, 2009
Votes: +0
dxman: ... http://sasak
saya usul agar tradisi peresean bisa dimasukkan dalam kurikulum sekolah...selain untuk mlestarikan budaya, juga untuk melatih keberanian/mental & mengajarkan sportifitas kepada generasi muda..!!!
go...SASAK...go...LOMBOK
Glory United
2

report abuse
vote down
vote up
November 13, 2009
Votes: +0

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security image
Write the displayed characters


busy


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 40 Tamu online

Revolver Map

Login Form

Kosakata Hari Ini

Sasak Lebung

Sasak Lebung adalah ungkapan yang diberikan kepada individu sasak yang fanatik dan rapuh disaat yang sama, sehingga mudah dieksploitasi untuk kepentingan tertentu. Lihat juga : sasak lebung pada kolom hjunep
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

AISC-Taiwan

Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan