Jumat, September 03, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Masyarakat Lombok Gelar Tradisi "Rebo Bontong"

Mataram [Sasak.Org] Sebagian masyarakat di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar tradisi "Rebo Bontong" atau tradisi mandi bersama di kali yang dilaksanakan setiap tahun pada Rabu terakhir bulan Safar. Seorang tokoh masyarakat Dasan Agung, Kota Mataram, H Rohiman di Mataram, Selasa, mengatakan, tradisi Rebo Bontong atau mandi Safar tersebut dilaksanakan di beberapa tempat di Pulau Lombok, antara lain di Dasan Agung (Kota Mataram), Pantai Tanjung Menangis, Kecamatan Pringgabaya dan Lombok Timur dan di Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

Khusus di Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi ritual Rebo Bontong dilakukan dengan mandi bersama di sebuah sumur desa yang dikeramatkan.

Tradisi Rebo Bontong di Mataram dilaksanakan dengan cara mandi bersama di Sungai (Kokoq) Jangkuk yang dimulai Rabu siang hingga sore, pada setiap perayaan mandi Safar tersebut sepanjang kali Jangkuk dibanjiri masyarakat baik tua maupun muda untuk melakukan ritua mandi bersama.

Menurut Rohiman, ritual mandi bersama pada perayaan Rebo Bontong merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun sejak ratusan tahun silam yang diniatkan untuk menyucikan badan menyambut perayaan Maulid nabi Besar Muhammad SAW.

"Mandi bersama pada Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Bontong ini memiliki arti sakral bagi sebagian masyarakat Lombok, karena mandi dimaksudkan untuk membersihkan dan menyucikan diri dari segala dosa dan salah," katanya.

Ia mengatakan, jiwa dan raga harus suci sebelum memasuki perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, karena itu pada Rabu terakhir bulan Safar dilaksanakan ritual mandi bersama.

Tradisi Rebo Bontong juga merupakan sebuah nilai lokal yang menjadi ciri khas muslim Sasak di Lombok, di beberapa provinsi lain di Indonesia tradisi tersebut dikenal dengan Mandi Safar

Tradidi serupa juga dilaksanakan oleh masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang dikenal dengan tradisi mandi Safar yang dilakukan dengan mandi bersama di Sungai Mentaya Sampit yang juga dilaksanakan pada Rabu terakhir bulan Safar.

 

Add comment


Security code
Refresh


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 60 Tamu online

Login Form

Kosakata Hari Ini

Empit

Empit adalah istilah bahasa sasak untuk kerak nasi. Kerak nasi biasanya terbentuk pada proses memasak nasi secara tradisional (menggunakan api langsung) pada dasar wadah penanak. Lihat juga : empit pada KBS
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

ShoutMix chat widget

Komentar Terbaru