Ditulis oleh Administrator Senin, 07 Desember 2009 12:02
Mataram [Sasak.Org] Dr Zaini Arony yang masih menjabat Bupati Lombok Barat terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII Partai Golkar NTB, Minggu (6/12).
Pada tahapan pemilihan yang berlangsung hingga Minggu (6/12) tengah malam di The Santosa Hotel kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Zaini meraih 10 suara dari total 14 suara. Zaini mengungguli dua kandidat lainnya yakni H. Ferry Z. ST (Bupati Bima) yang hanya mengantongi dua suara dan Drs.Ahmad Tamin (pengurus Kosgoro) tidak meraih satu suara pun. Dua suara lainnya tidak memilih (abstain).
Berdasarkan hasil pantauan, proses pemilihan Ketua Formatur yang akan dilantik menjadi Ketua DPD I Partai Golkar NTB itu berlangsung alot arena perbedaan pendapat di kalangan peserta Musda Partai Golkar NTB itu terus terjadi semenjak tahapan pencalonan dimulai.
Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Syamsul Bahri yang memimpin sidang Musda Partai Golkar NTB itu sempat menunda persidangan hingga empat jam lebih dan sidang pemilihan baru dapat dilanjutkan menjelang tengah malam. Hujan interupsi pun mewarnai Musda Partai Golkar itu namun tidak sempat berujung konflik, hingga musda itu berlangsung aman dan lancar.
Kini Ketua DPD I Partai Golkar NTB terpilih bersama empat orang anggota tim formatur lainnya tengah menyusun susunan kepengurusan DPD I NTB periode 2009-2014, yang sudah harus rampung Senin (7/12).
Kepada wartawan usai pemilihan Ketua DPD Partai Golkar NTB itu, Zaini mengatakan, pihaknya mengajak semua kader Golkar untuk membangun kepercayaan terhadap Golkar yang belakangan ini sempat luntur karena berbagai faktor. Ia juga berharap riak-riak pascapemilihan itu tidak menjadi suatu hal yang bersifat negatif.
Zaini juga mengajak kader-kader Golkar di wilayah NTB untuk memajukan partai sebagaimana dikehendaki Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie saat pembukaan Musda VIII Partai Golkar NTB itu, Sabtu (5/12). Ia juga mengajak kader Golkar menghargai senior di partai, termasuk membantunya jika senior terlibat masalah serius. "Jika ada senior yang terkena masalah kita harus bantu sesuai kemampuan yang ada," ujar Bupati Lombok Barat yang pada pemilihan Bupati Lombok Barat, Oktober 2008, diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Pertai Bulan Bintang (PBB).
Zaini juga sempat menjadi calon Gubernur NTB pada pemilihan Juli 2008 yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan koalisi partai lainnya, namun gagal meraih suara terbanyak (TVone).

Votes: +0
bahri yang kebetulan adik kelas waktu kuliah dan adik di organisasi siang tadi waktu beliau masih di lombok dan banyak cerita tentang musda golkar ini, semoga kemenangan meton zaini akan menambah bobot perju -
angan beliau untuk memajukan sdm golkar dan bangse sasak
ntb dikemudian hari.
selamat berkarya meton ZA.
Votes: +0
Votes: +0
Kesuksesan ZA kok langsung dihubung hubungkan dengan Pencalonan Gubernur ya?
wah, selesaikan dulu amanah yang sekarang dipikul, jangan sampai jabatan sebagi bupati lobar hanya dijadikan batu loncatan untuk menjadi gubernur. Kasihan rakyat lobar yang telah memilih ZA
Ayo, saatnya untuk ZA mengukir prestasi di lombok barat. Jika sudah sukses, maka akan otomatis melanggengkan jalan menuju DR1, itu pasti
Votes: +0
identik dengan banyak oknum anggotanya yang menyalahgunakan jabatan. Sejarah Indonesia dan NTB penuh dengan episode 'oknum' Golkar yg menyeleweng, padahal sari sisi SDM Golkar lebih bagus dibanding partai lain.
Dan untuk jadi gubernur nanti dulu, banyak janji dan amanh Pak ZA yang belum diselesaikan saat ini sebagai bupati lobar.
Kemarin beliau tidak terpilih jadi gubernur tapi cukup bupati lobar. Coba tunjukkan prestasi dulu sbg bupati lobar untuk bisa bersaing menjadi gubernur ntb, termasuk dgn gubernur skr yg menurut saya masih lebih baik dari Pak Zaini.
Votes: -1
Votes: +0
kini, ketika Golkar sudah pada tahap stabil, sekonyong-konyong datang seperti pahlawan kesiangan. Beliau juga seakan-akan terlihat paling mengerti mengenai masalah di Golkar NTB. Pemimpin tidaklah harus sempurna, tetapi pemimpin haruslah menghindari sikap pragmatisme dan oportunis kekuasaan.
Votes: +0

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
- muzammi

