Senin, Maret 15, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Suhaili Ngotot Maju di Pilkada Lombok Tengah Meski Harus Meninggalkan Golkar

Lombok Tengah [Sasak.Org] Pasangan bakal calon Bupati, H. Suhaili, FT dengan bakal calon Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL. Normal Suzanna, memastikan diri tampil dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Loteng tahun 2010 mendatang. Meski paket ini nantinya gagal merebut Partai Golkar untuk dijadikan kendaaran politiknya. Sebagai langkah antisipasi, sejumlah partai politik sudah dipersiapkan sebagai pengusung paket ini.

Hal tersebut ditegaskan, H. Suhaili FT.,ketika dikonfirmasi wartawan di Pondok Pesantren Yatofa Bodak Praya, Selasa (29/12). Sebagaimana yang diketahui, Suhaili sendiri disebut-sebut bakal bersaing dalam memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Loteng dalam Musda yang digelar, Minggu (27/12). Tapi akhirnya gagal. Bahkan nama Suhaili sendiri tidak masuk dalam bursa calon ketua.

Dalam Musda tersebut, Ketua DPD  Partai Golkar Loteng yang lama, HL. Wiratmaja, akhirnya terpilih kembali secara aklamasi dengan suara mutlak. Sehingga membuat kans Bupati Loteng tersebut, untuk maju kembali dalam Pilkada Loteng melalui Partai Golkar, terbuka lebar. Namun menurut Suhaili, terpilih sebagai Ketua DPD II, bukan jadi jaminan untuk bisa diusung oleh partai berlambang pohon beringin ini.

“Di Partai Golkar ada mekanisme yang mengatur figur mana yang akan diusung dalam Pilakada. Bukan melalui Musda. Jadi terpilih sebagai Ketua DPD II, tidak otomatis membuat partai mengusung figur bersangkutan,” sebutnya. Dalam menentukan figur yang akan diusung, dulu ada yang namanya konvensi. Tapi sekarang pola itu sudah diubah.

Di mana DPP Partai Golkar-lah yang merekomendasikan langsung figur mana yang harus diusung partai dalam Pilkada. Sebelum itu, DPD mengajukan beberapa figur yang akan diusung ke DPP. Baru setelah itu, DPP menerjukan tim survey ke lapangan. Survey itu dilakukan secara tertutup. Dilakukan untuk menilai dan melihat secara langsung, pigur mana yang memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pilkada.

“Siapa figur yang paling besar peluangnya memenangkan Pilkada, maka figur itulah yang akan direkomendasikan oleh DPP untuk diusung Partai Golkar. Jadi paket ini masih memiliki peluang untuk menggunakan Partai Golkar sebagai kendaraan politiknya. Tidak harus dengan merebut posisi Ketua DPD II Partai Golkar Loteng,” tambahnya. Itu pulalah yang menjadi alasan, mengapa sampai dirinya tidak mencalonkan diri dalam Musda Partai Golkar Loteng, beberapa hari yang lalu. “Kalau pun kemudian Partai Golkar memilih figur lain. Kami sudah menyiapkan kendaraan politik lainnya. Dan, kami juga sudah ada komunikasi dengan parpol-parpol tersebut,” tambah Suhaili.

Sebagai kader Partai Golkar, lanjutnya, jika kemudian menggunakan partai lain selain Partai Golkar untuk maju dalam Pilkada, ada konsekuensi-konsekuensi tersendiri dari langkah yang diambil. Namun ia mengakui sudah siap menerima konsekuensi apapun. Apakah itu harus keluar dari Partai Golkar. Termasuk pula, jika harus meletakkan jabatan sebagai Ketua DPRD NTB yang disandangnya saat ini. “Ini politik. Apapun langkah yang diambil ada konsekuensi dan risikonya. Dan, saya siap  menanggung risiko tersebut,” tegasnya dengan nada bersemangat.

Penyataan Suhaili tersebut, didukung pula oleh sang kakak, TGH. Fadli Fadil Taher. Menurut Pimpinan Ponpes Yatofa Bodak ini, pihaknya tidak mengenal kata mundur dalam pencalonan adiknya sebagai calon Bupati Loteng pada Pilkada Loteng 2010 mendatang. “Sekali kata terucap tidak ada kata mundur. Kecuali Tuhan yang menghendaki pasangan ini mundur,” timpalnya.

Ada dua parpol yang siap mengusung pasangan ini selain diluar Partai Golkar. Yakni Partai Hanura dan PKS. Selain itu, beberapa parpol lainnya juga sudah mulai didekati, seperti PDI Perjuangan, PPDI serta sejumlah parpol lainnya. Bahkan Partai Demokrat sendiri sudah mulai didekati.

“Mereka (parpol) sudah siap mengusung pasangan ini, jika kemudian gagal dipilih oleh Partai Golkar. Tapi kalau pun kemudian pasangan ini akhirnya diusung oleh Partai Golkar, maka kita akan membangun koalisi besar,” pungkas Suhaili. (Suara NTB)

Trackback(0)
Comments (5)add comment
Yach... yang berpolitik, biarkanlah berpolitik. Untuk rekan-rekan sesama Panitia Pengadaan Barang dan Jasa mari saya mengajak bergabung di KLINIK PENGADAAN di alamat .......
1

report abuse
vote down
vote up
January 05, 2010
Votes: +0
Novia Agustiar Rahmat: ... http://opik.unitiga.com
Ayo maju sudah pak, biar pecah sudah suara Golkar smilies/cheesy.gif
2

report abuse
vote down
vote up
January 07, 2010
Votes: +0
M. Roil Bilad: ...
Perang: Ulama vs Menak
Pemenangnya adalah yang bukan keduanya smilies/grin.gif

Ayo OPIK yang memenuhi kriteria pemenang, silahkan ajukan diri.
3

report abuse
vote down
vote up
January 07, 2010
Votes: +0
mamiq jagat: ...
Mari kita sama-sama belajar berbahasa lebih Arif dan lebih Santun yg berwawasan,U'llama itu sebenarnya jg adalah Menak jika di kaji dalam Makna Eysensi Dasar dari kenapa dan bagaimana Menak itu ada..makanya jangan di bentur-benturkan,Berpolitik juga perlu sikap yg Santun
Kelompok masyarakat pd dasarnya tdk pernah dibeda-bedakan ,akan tetapi karna proses laku itu sendiri yg membentuk warna dlm kehidupan sosial masyarakat.
Adat ataupun Agama islam tdk menghendaki adanya perbedaan .tp itu tetap sj akan ada.
-Perbedaan itu bukan krn kelahiran,shgg manusia mjd sampah masyarakat
-Perbedaan itu bukan krn keturunan shgg manusia mjd bangsawan
Akan tetapi adalah karna Perbuatan seseorang…
Perbuatan seseoranglah yg menentukan Dia itu Bangsawan atau orang kebanyakan.

-Piodalisme itu muncul adalah karna sikap prilaku orang yg menghargai dirinya dan menghargai org lain,sehingga mrk menempatkan Diri dn bagaimana menempatkan orang.
…Seorang Pemimpin Negara /wilayah daerah-krn sistem yg dia jalankan shgg para Abdi nya sgt manut dan menghormatinya,sampai semua anggota keluarganya dan semua keturunan nya.
…Seorang Pemimpin Agama demikian juga .dimana para murid-murid nya menumbuhkan rasa perasaan yg khusus kpd Gurunya, shgg terbentuk pula Piodalisme itu di dalam nya
…Demikian juga bagaimana Seorang pemimpin masyarakat pada zaman masa lalu yg melahirkan para Bangsawan-bangsawan yg selalu mengabdi kepada masyarakat sebagai barisan depan di dalam sgl bentuk proses kehidupan orang banyak.

Setiap Pemimpin,itulah diaSecara lgsg sbgai BANGSAWAN dan yg namanya Bangsawan itu akan selalu menjaga Sikap dan mengarahkan masyarakat dlm rangka menuntun utk mengajak menjadi Makhluk yg sempurna …dan menjauhkan nya dari sifat-sifat Binatang/ Hewan.sehingga tidak membuat kerusakan dimuka bumi .itulah U'lama dan Bangsawan..Ampure Agung
4

report abuse
vote down
vote up
January 08, 2010
Votes: +0
masnan abdi: ...
buktinya hasil survey internal golkar suhaily kalah oleh miq ngoh. nekat juga pak haji suhhaily ini. kasihan smilies/cry.gif
5

report abuse
vote down
vote up
February 28, 2010
Votes: +0

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security image
Write the displayed characters


busy


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 37 Tamu online

Revolver Map

Login Form

Kosakata Hari Ini

Mosot

Mosot Istilah mosot diberikan kepada mereka yang tidak menikah padahal telah sangat cukup umur, baik sebagai pilihan atau untuk alasan lain. Lihat juga :  mosot pada kolom hjunep, mosot pada KBS.
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

AISC-Taiwan

Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan