Ditulis oleh Administrator Rabu, 18 November 2009 17:06
Lombok Timur [Sasak.Org] Pagi hari ini, Rabu (18/11) Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy, melepas 384 jiwa transmigran lokal (translok) yang terdiri atas 100 KK, menuju Jeringo Desa Perigi Kecamatan Suela di halaman Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan transmigrasi (STT).
Sebelum menyampaikan pesannya kepada para transmigran, Bupati didampingi Kadis STT, H. Sirman, menyerahkan bantuan secara simbolis berupa peralatan pertanian kepada salah seorang transmigran. Para transmigran bersama barang bawaannya, diangkut dengan 10 unit minibus dan satu buah truk terbuka, dikawal aparat LLAJ dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Lombok Timur.
Bupati Sukiman yang menyampaikan pesan dengan Bahasa Indonesia dicampur logat Sasak itu, mengingatkan tiga hal pokok. Hal yang paling ditekankan Bupati, agar jangan pernah para transmigran memindahtangankan lahan maupun rumah yang diterima dari Pemerintah Daerah, sebab pemidahan penduduk itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidupnya. Itulah sebabnya, Pemerintah berupaya untuk mewujudkan fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.
Guna mencegah terjadinya pemindahan hak oleh para transmigran kepada pihak lain, dimintanya Dinas STT untuk melakukan pengawasan secara berkala, terhadap satu persatu transmigran. “ jadi selama saya jadi Bupati, tak seorangpun pindahkan hak itu ke orang lain, dan apabila terbukti, ada yang memindahtangankan haknya, maka saat itu juga langsung dilakukan pembatalan hak”, seru Bupati sembari menunjukkan adanya kasus serupa ditempat lain.
Amanat Bupati yang kedua, agar para transmigran senantiasa bekerja keras dan segera menyesuaikan diri di tempat baru, karena sangat berbeda situasi di tempat lama dengan lahan transmigrasi yang dituju. Perbedaan itu, sebut Bupati, terutama masalah ketersediaan air Karena lahan di Jeringo merupakan lahan tadah hujan. Tanamlah tanaman yang bisa hidup dan menghidupkan, karena banyak jenis tanaman yang tidak membutuhkan air banyak namun hasilnmya cukup besar, himbau Bupati, sambil mencontohkan tanaman kedelai yang baru dipanennya di Desa Semaya bersama Gubernur NTB belum lama ini. Dalam hal ini, Dinas STT ditugasi Bupati untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Hutbun untuk penyediaan bibit tanaman.
Pesan terakhir Bupati, agar para transmigran menerima semua yang diberikan pemerintah dengan penuh rasa syukur, karena pemerintah tidak pernah bermaksud untuk menyengsarakan rakyat. Karena itu, Pemerintah tetap akan berupaya untuk meningkatkan fasilitas yang ada. “ Insya Allah, tahun 2010 jalan ke Jeringo sudah beraspal, sejalan dengan itu akan diupayakan sumur-sumur artesis serta sumber mata air lainnya”, papar Bupati.
Bupati sempat mencontohkan kultur orang Bali yang selalu bekerja keras di lahan transmigrasi, awalnya sengsara namun setelah tanah diolah dengan tekun akhirnya lahan subur dan hasilnya cukup mensejahterakan mereka. Diingatkannya para isteri untuk memotivasi suami agar betah di lahan transmigrasi, jangan cepat mau kembali ke daerah asal. Semua permintaan Bupati itu “diamini” para transmigran.
Kadis STT, melaporkan, 384 atau 100 KK transmigran itu, 50 KK berasal dari eks lahan terendam Bendungan Pandan Dure dan 50 KK dari Jeringo dan sekitarnya. Mereka sudah berada dan menginap di Aula Dinas tersebut semalam. Bantuan yang akan diterima pada tahun anggaran 2009, berupa beras dan non beras selama dua bulan. Sedangkan lahan yang akan diberikan, seluas 1 hektar terdiri dari pekarangan 25 are dan lahan pertanian 75 are. Seluruh lahan yang disediakan untuk transmigran termasuk untuk tahun 2010 seluas 247 hektar. Sedangkan 100 KK yang diberangkatkan tadi pagi akan menempati 100 hektar.
Dilaporkan pula, bantuan Kelambu Anti Nyamuk dari Dinas kesehatan Lombok Timur sebanyak 100 buah, guna mengantisipasi menjangkitnya Malaria. Kelambu tersebut, akan mati ketika nyamuk menempel. ( Hubkominfo/LOTIM-OL)

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Kosakata Hari Ini
Sasak Lebung
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
Semethon-semethon leq Lentek, daweg, rau'n bae gawah-gawah lauq siku adin sere sempurne gering. Upay...
By Arya
Sabotase Listrik saat Warga Ta...
umat Islam yang lain kok gak ada respon, orang macam ini nih yang seharusnya diganyang.
By Nietha
Maulid Adat di Desa Sesait, Ke...
Maaf mas dan mba yang berasal dari desa sesait, minta pertolongan yg ikhlas dari anda semua. saya se...
By arie mahendra
BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA DI ...
replied for #MRB Saya sedang menjalani project mengenai tembakau d kota Lombok, kalau boleh saya min...
By Ryan AP
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
sukuri yg sudah diberi, tidak mustahil pulau lombok akan kering bila tidak kita jaga
By hari
Pemkab Lotim Ajukan Harga Dasa...
Kami mohon kepada Pemerintah jangan siksa kami (petani tembakau) kami capek begini terus. Minyak ind...
By Ahmad Afandi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Semeton, pade inget-inget cerite dengan toak laek,
By Aji Turmudzi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Bgitu banyak kita bicara Semeton tentang kesasakan kita, tapi kita tidak pernah banyak berbuat, bahk...
By Aji Turmudzi
Teknologi Distilator Surya Unt...
perfect hbis penjelasan nya tapi klw bisa gambarnya di perjelas..... biar aq bisa belajar lebih bany...
By alan songge
Kiat Menghindari Penurunan Pro...
knp yah... itik sy g mau btelur ??? dari 125 itik telurnya kadang cuman 2 butir / hari. apa ada paka...
By one

