Polres Mataram Sisir Pantai Ampenan, Amankan KTT Di Bali

November 26, 2007 · Filed Under Hankam · 1 Comment 

Mataram (Suara NTB) Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Bali tentang perubahan iklim dan pemanasan global yang akan dihadiri pejabat tinggi dari sejumlah negara di dunia, Desember 2007 mendatang diantisipasi aparat keamanan di NTB. Selain pintu masuk resmi (bandara dan pelabuhan) dijaga ketat, pesisir pantai pun disisir. Aparat Polres Mataram sejak dua minggu lalu memperketat pengamanannya dengan menyisir Pantai Ampenan.

Demikian diungkapkan Kapolres Mataram, AKBP Drs Triyono B.P ketika diminta konfirmasinya, Sabtu (24/11) lalu, terkait pengamanan yang dilakukan jajarannya. Manurut Kapolres, dalam KTT tersebut Polda NTB hanya sebagai penyangga saja, khusus untuk Kota Mataram pihaknya telah melakukan beberapa kegiatan pengamanan, yakni, melakukan patroli yang bersifat preventif .

Dikatakan Triyono, pengamanan yang sementara ini menurunkan 150 personel tersebut, selain melakukan patroli juga melakukan kegiatan-kegiatan pengetatan terhadap tempat-tempat yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan. Seperti di bandara misalnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik pihak Angkasa Pua, Lanud, Bea Cukai serta Satpol PP.

Untuk di bandara, lanjut Triyono, pengamanan akan dititikberatkan terutama pada pada pintu-pintu keberangkatan. ‘’Bahkan lebih utama lagi pada pemberangkatan penumpang menuju ke Denpasar, dengan sasaran orang dan barang,’’ jelasnya. Diakuinya, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemda berkaitan dengan pengawasan dan pengetatan terhadap penumpang melalui pintu VIP. ‘’ Di bandara ada ruang VIP A dan VIP B. Di ke dua pintu itu dilakukan pemeriksaan dan pengetatan pengamanan. Siapapun termasuk pejabat yang menggunakan fasilitas VIP akan kita periksa,’’ tegasnya.

Selain bandara, pengamanan juga dilakukan di daerah Pantai Ampenan dengan melakukan penyisiran. Triyono juga mengaku, agar lebih efektif kegiatan tersebut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan camat, lurah, kepala lingkungan dan perwakilan nelayan agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap orang-orang yang tidak dikenal.
Kapolres juga berpesan terhadap Muspika setempat beserta jajarannya hingga pada perwakilan nelayan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama pada orang-orang yang tidak dikenal yang mungkin akan menyewa perahu dan sebagainya termasuk barang-barang bawaannya.

Upaya antisipasi menurut Kapolres, akan dilakukan hingga berakhir pelaksanaan KTT. Ditambahkannya pula, bahwa makin dekat waktu pelaksanaan KTT, maka akan semakin ketat pengamanan yang dilakukan pihaknya. (use)

« Previous Page