Tim PON Pemanasan di OMR Lombok
Mataram (IndonesianRacing) Dua pembalap tim Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Donny dan Ivan meramaikan ajang balap motor satu merek Suzuki Pertamina One Make Race, putaran pertama untuk kawasan NTB, NTT dan Bali di Sirkuit Segalas, Cakranegara, Mataram, 17-18 Mei.
Menurut pihak promotor penyelenggara Helmy Sungkar dari Trendypromo Mandira, Jumat (16/5), ajang balapan ini menjadi tempat terbaik untuk pemanasan sebelum tampil di PON Kaltim, Juli mendatang. Sebab, ajang ini juga diramaikan pembalap dari Bali dan Kupang (NTT).
“Kira-kira ada 60 pembalap asal Bali yang tampil di Lombok nanti. Selain itu juga ada pembalap dari Kupang yang jumlahnya puluhan. Total peserta balap mencapai 180-an,” jelasnya.
Kegiatan balapan ini direncanakan dibuka Walikota Mataram H Moh Ruslan yang juga merupakan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) provinsi NTB.(*)
TKI BAKU PUKUL DENGAN SOPIR ANGKOT DI MATARAM
Metrotvnews.com, Mataram: Pemulangan sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Kantor Dinas Tenaga Kerja Nusa Tenggara Barat di Mataram, Ahad (20/4), diwarnai keributan. Salah seorang TKI yang tak senang atas perlakukan pengemudi angkutan kota yang menarik-narik dirinya masuk ke dalam angkot, naik pitam. Baku pukul antara TKI dan pengemudi angkot tak terhidarkan.
Tak lama berselang, justru pengemudi terlibat baku pukul dengan sesamanya. Aksi saling berebut penumpang yang menjadi pemicu keributan ini. Pekan ini, sebanyak 146 TKI asal NTB dideportasi Pemerintah Malaysia karena berbagai alasan. Sementara sejak Januari 2008, sebanyak 915 TKI asal NTB telah dipulangkan karena alasan keimigrasian dan kriminal.(BEY)
BUPATI LOTENG SERAHKAN 611 SK CPNS FORMASI TAHUN 2007
Praya (LOTENG OL) Senin (31/ 3) kemarin merupakan hari bahagia bagi para Tenaga Honda yang lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diangkat dalam formasi Tahun 2007, ditambah lagi dengan 60 orang dari pelamar umum yang lulus dalam seleksi tahun yang sama. Senin kemarin mereka langsung menerima SK dari Bupati Lombok Tengah.
Kepala BKD Lombok Tengah, HL Idham Khalid, dalam laporannya mengatakan, jumlah formasi tahun 2007 di lingkup Pemda Lombok Tengah yang lulus menjadi CPNS baik dari pelamar umum maupun dari tenaga Honda 611 orang terdiri dari 60 orang formasi umum dan 511 orang tenaga Honda.
Jumlah formasi umum Tahun 2007 sebanyak 60 orang lanjutnya, terbagi dalam tenaga pendidikan 17 orang, kesehatan 20 orang dan tenaga strategis 23 orang.
Sedangkan dari 551 orang tenaga Honda terbagi untuk tenaga kependidikan 293 orang terdiri dari guru TK/ SD 61 orang, guru SD/ MI 140 orang, guru SMPN/ MTs 81 orang dan guru SMA 11 orang.
Sedangkan tenaga kesehatan 21 orang terdiri dari perawat 6 orang, bidan 1 orang, pranata laboratorium 2 orang, sanitarian 4 orang, perawat gigi 4 orang, nutrisionis 3 orang dan ort protetis 1 orang.
Tenaga strategis 186 orang dan tenaga administrasi 51 orang. “Untuk formasi tenaga Honda telah dilaksanakan pemberkasan, sebanyak 548 dari 551 orang terdapat sisa 3 orang yang masih dalam proses penelitian berkas di BKN regional X Denpasar, dan untuk formasi umum sudah dilaksanakan pemberkasan dan dinyatakan lengkap,” kata Idham Khalid.
Bupati Lombok Tengah, HL Wiratmaja mengatakan, pengangkatan CPNS dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kegiatan pembangunan di segala bidang. Dengan dibagikannya SK CPNS ini, akan terjadi perubahan status menjadi CPNS. Hal ini harus disukuri dan harus diimplementasikan secara nyata dalam melaksanakan tugas secara disiplin, jujur dan professional.
Setiap PNS kata Bupati, akan dinilai prilaku dan kecakapannya dalam melaksanakan tugas sebagai syarat untuk diangkat menjadi PNS. Oleh sebab itu, selama satu tahun masa percobaan yang akan datang, diharapkan setiap CPNS untuk dapat menjaga sikap dan prilakunya serta mematuhi ketentuan-ketentuan kepegawaian yang ada.
Ditegaskan HL Wiratmaja, saat ini kita harus mampu menghilangkan paradigma lama yang menganggap pemerintah saja yang harus didengar dan ditakuti oleh masyarakat. Tetapi seharusnya, seorang aparatur pemerintah dapat menempatkan dirinya sebagai pelayan (Pamong) masyarakat dan selalau memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.






