Game Online di Kalangan Pelajar Lombok

Pelajar Lombok dan Sistem Kebut Semalam
October 8, 2012
Bahasa Sasak Modern.
October 24, 2012

Game Online di Kalangan Pelajar Lombok

Oleh Yudha Ardhana

Lombok [Sasak.Org] Perkembangan dunia dewasa ini semakin hari tumbuh dengan pesatnya terutama dalam bidang Teknologi Imformasi dan Komunikasi (TIK). Dengan berkembangnya Teknologi Informasi dan Komunikasi ini memberikan banyak dampak dalam kehidupan manusia di bumi, baik dalam dampak positif maupun negatif. Namun kebanyakan yang dirasakan saat ini ialah dampak positifnya. Kegiatan sehari-hari seakan-akan tidak akan bisa selesai tanpa adanya bahan elektronik. Bahan elektronik ini pun setiap harinya menghadirkan produk-produk baru dalam kehidupan. Persaingan dilakukan dimana-mana untuk melancarkan dan membuat produk yang berbasis Teknologi.

Dari segulir dampak-dampak perkembangan Teknologi Informatika ini mulai dirasakan dari anak-anak hingga dewasa. Karena Teknologi adalah kebutuhan yang harus dipenuhi guna melancarkan aktivitas sehari-hari. Itu semua adalah segelintir dari berbagai dampak positif dari Teknologi saat ini yang kita rasakan. Namun dibalik itu semua ada juga dampak negatif yang tersirat dari dampak positif tersebut contohnya saja beredarnya vidio mesum,penipuan online dan yang sangat paling menonjol sekarang adalah game online yang sangat digemari oleh anak-anak.

Game online seakan-akan tidak pernah sepi dari para pengunjung, namun anehnya sebagian besar dari pengunjungnya itu adalah anak-anak sekolah dasar. Banyak yang meluangkan waktunya hanya untuk duduk bermain lewat teknologi yang berkembang saat ini. Game online ini membuat orang yang memainkannya melupakan waktu dan bahkan tidak makan dan tidak merasa lapar ketika memainkan game tersebut. Dampat negatif yang paling besar adalah jika para pelajar yang memainkan game ini apa lagi kalau pelajar sekolah dasar yang masih lugu dan sedang asyik-asyiknya ingin bermain.

Dampak negatif dari game online ini bagi pelajar sangatlah banyak. Contohnya memboroskan, uang yang seharusnya dipakai untuk bekal disekolah malah dipakai untuk membayar jasa internet untuk memainkan game online, bayangkan saja jika perjam Rp. 3000 maka berapa yang akan dikeluarkan untuk bermain game jika menghabiskan waktu 3-5 jam. Dampak yang lainya adalah melupakan kewajiban, Kewajiban para pelajar yaitu belajar. Dengan keseringan, dampak buruk nya yaitu waktu belajar semakin berkurang. Selain itu kita juga mempunyai kewajiban terhadap Agama. Dan kewajiban lainnya yang patutnya di laksanakan sebagaimana mestinya. Dampak yang lain juga tidak kenal waktu / lupa waktu. Kebanyakan dari para gamer yang sudah hobi dalam memainkan game game online yang ada sering kelupaan waktu untuk rutinitas kegiatan lainnya. Misal, waktu makan lupa untuk ngegame online ke warnet, akibatnya perut sakit dsb.

Inilah segelintir dari berbagai macam dampak game online yang sedang berkembang pesat saat ini dikalangan pelajar. Ini semua disebabkan karena kurangnya perhatian dari orang tua dalam kegiatan anak sehari-hari. Orang tua seharusnya lebih memperhatikan anak-anaknya dalam bermain saat ini karena sebagian besar anak-anak atau pelajar sudah kecanduan game online tersebut. Jadi alangkah baiknya jika orang tua mulai bergegas memberikan pengajaran yang baik dan memberi tahukan kepada anak-anaknya dampak negatif dari Game online yang sering dimainkan ini. Orang tua juga harus menjalin komunikasi dengan anaknya. Kemudian mengubah cara berkomunikasi, dari semula selalu menuntut, beralih menjadi pendamping dan teman bagi si anak. “Kuncinya di orang tua dan keluarga, yang memang sering berinteraksi dengan anak-anak,”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *