GUBERNURTE BANGSE SASAK

GUBERNURTE BANGSE SASAK
Oleh:  Le Mujutahid Amien*

Menepati janji saya ke semeton senamiyan, sejak ditutupnya pendaftaran ke KPUD di mataram dan berdasarkan telpon kawan dari sana siang ini sudah mendaftar resmi adalah :

1. Serinate - Husni jibril ( GOLKAR, PDIP, PBR, PARTAI PATRIOT)

2. TGKH. Zainul Madjdi - Badrul Munir ( PBB dan PKS )

3. Zaini Ahrory - Nurdin Manggabarani ( PPP dan PKB )

4. Nanang Samoedra - M. Jabir ( PD, PAN, PSI, PNUI, PKPB)

Kalau data atau info ini valid saya akan coba membahas atau review kembali tulisan tiang sik wah te published lek sesangkok niki sekek sekek ” Gubernur te bangse sasak ”

Pasangan 1: SERINATE - HUSNI JIBRIL ( SERIUS )

Sri yang ketua GOLKAR NTB dan husni yang sekjen PDIP NTB, saya agak bingung juga kenapa tak masuk calon dari PBR yang konstituennya lebih banyak dari PDIP ( di pusat ada anggota dpd dari PBR , PDIP tidak ) mungkin ada “tarik ulur” atau “perundingan dibalik kamar lain “ada sesuatu yang akan didapatkan seandainya duet “serius” ini memenangkan pilkada ? kalau ini tidak ada, sangat disayangkan PBR yang cukup besar tak memanfaatkan situasi yang sedang ” enak ” karena pengamatan tiang PBR adalah ” bandul ” dari pasangan ini.

Bung rahmat hidayat yang ketua PDIP NTB saya kira “mele endah” jadi cawagub tapi beliau saya yakin dengan pengalaman politiknya yang sudah lama di NTB berpikir untuk itu, tapi apakah mungkin Srinate yang sacra lotim dan wakilnya rahmat yang rumbuk lotim jaraknya cuma 4 atau 5 km akan mewakili masyarakat NTB ?, lagi pula sekarang ada calon nomor 4 Nanang Samoedra yang ” sekampung” dengannya.perkiraan saya ” hasrat politik ” bung rahmat hidayat akan bergolak antara mendukung “serius” atau nanang., hanya beliau saja yang tahu.

Srinate yang incumbent sekarang terlilit banyak masalah, beberapa hari lalu sudah di demo di mataram dan di jakarta oleh jaringan masyarakat anti korupsi dan lagi pula sudah ada izin presiden untuk memeriksanya diterima kpk, dan di lombok pun sekarang team kpk sudah bejibun banyaknya baik yang sedang memeriksa perkara bupati lobar dan yang sedang “pasang mata ” disana, belum lagi pasukan sakit hati di GOLKAR ( lalu ruslan , mesir suryadi,lalu adot ) yang tentu punya pendukung juga yang akan ” mbalelo ” memindahkan suaranya ke calon lain.

Sepertinya Srinate sedang di ” ujung tanduk “, banyak orang perihatin tentang beliau ini, info yang valid dari dpp GOLKAR juga menyatakan yusuf kalla berang ketika tahu Srinate ” masuk kpk ” setelah diberitahu andi mattalata ( menkum ), mau mencalonkan siapalagi karena hasil konvensi sudah begitu karena dukungan dari orang berduit nomor satu direpublik ini, nasi sudah jadi bubur, biarpun samsul mu’arif dan enggarsito (dpp GOLKAR)membantah issue ada calon lain karena waktu yang tidak ada.

Pengamatan tiang nasib GOLKAR, PDIP, PBR, Partai PATRIOT ( 40,70 % pemilih ), karena “keadaan serinate” pemilh tersebut akan beralih ke calon lain sama nasibnya dengan di jawa barat dan Sumatra utara, partai menengah dan kecil berkoalisi yang solid dengan figure calon yang ” agak bersih ‘ akan dipilih oleh pemilih di NTB.

Pasangan 2: TGH. ZAINUL MADJDI - BADRUL MUNIR

Tgh Zainul Madjdi yang lebih dikenal dengan sebutan tuan guru bajang ( TGB ), sementara pengetahuan saya yang namanya - bajang base sasak ne artine masih terune - ndek ne man me- rerik. Setahu saya TGB sudah mererik dengan keluarganya yang punya universitas asysafiah di pondok gede jatiwaringin KH Abdullah Safei atau keponakan bekas menteri perempuan zamannya presiden habibie Ibu Tuty Alawiyah, TGB juga iparan dengan Mantan menteri Yusril Mahendra ( PBB ) ,dari situ aja kita sudah bisa memaklumi kenapa TGB jadi pentolan PBB di NTB.

Dengan akses yang dimiliki oleh TGB melalui pesanterennya di pancor dan jemaah serta santri disana apalagi beberapa bulan lalu wiendry sudah mengabarkan di sesangkok ini sudah memobilisasi santrinya untuk mem-buat ktp dalam rangka persiapan pilkada akan banyak mendulang suara, tetapi saya masih meragukan soal ini karena ” musuh bebuyutannya ” di anjani juga sudah ” pasang kuda kuda ” akan melawan dengan bergabungnya melalui PBR ke ” serius ” , tetapi karena kasus serinate perkiraan saya suara anjani ( PBR ) akan banyak lari mungkin ke calon lainnya.

Sebagaimana kita baca di sasak.org begitu ” kerasnya ” kalimat anjani yang tak akan mendukung TGB pada pilkada ini dan banyaknya dukung mendukung serta debat antara kedua supporter kedua kubu ini menyebabkan TGB juga harus berhitung untuk bisa melaju dengan kencang ke kursi DR1.

PKS dan PBB ( 16,31 % ) suara yang lumayan untuk partai sedang, tapi saya kurang yakin dengan PKS yang nota bene sekarang saja wakilnya di dpr pusat adalah anak sumbawa besar ( Fachri Hamzah ) yang wartawan dan aktivis di KAMMI dulu akan bisa mendulang suara seperti di jawa,sumatra, saya kira ” teu sasak ” tak banyak kenal siapa beliau ini ? Dalam hati saya kenapa tidak Akbar ? ( anggota dprd Lotim PKS ) yang dulu tidak selesai kuliahnya di universitas patimura karena ikut ” perang ” di Ambon , dan pindah ke IPB Bogor bergabung dengan Lalu Suryade anggota dprd PKS kabupaten Bogor jadi aktivis mesjid IPB tidak di munculkan ?

Kalau kondisi serinate sudah betul betul di ujung tanduk analisa saya suara anjani ( PBR ) akan lari ke calon nomor tiga atau empat dan sebagian suara untuk TGB juga akan pindah kesana karena ” pertarungan ” kubu anjani dan pancor yang begitu kerasnya ,-kenapa ? karena tidak semua pendukung anjani dan pancor adalah para pengikut setia atau istilah base santrinya ” samikna wa atakna ” , saya yakin banyak abituren NW yang berpikiran moderat dan jernih akibat pertarungan kedua kubu ini akan ” melarikan suaranya ” ke calon lain yang dianggap ” lebih moderat “,-

Tinggal sekarang bagaimana TGB merangkul ” inaq seik ne ” sik lek anjani , tapi apa mungkin ? sayapun menyangsikan hal ini bisa terjadi karena pada inner cycle atau ring satu dan dua dari kedua kubu ini ” masih head to head ” sampai hari ini kecuali ada ” orang tengah ” yang bisa menyatukan mereka dan disegani…yang saya tahu tidak ada…dan yang jelas kedua kubu ini selalu jadi ” ALAT atau BOLA ” orang lain, masih ingat 1999 Pancor ke GOLKAR, Anjani ke Parta Daulat Rakyat, tahun 2004 pancor ke PBB dan Anjani ke PBR..tahun 2009 kita lihat siapa yang meminangnya ?

TGB harus bekerja keras dan jangan merasa yakin berkantor di mataram , karena politik ini susah di buat matematis dan sekarang pemilihan secara langsung, siapa kira “HADE” di Jabar menang dan ” SAMPURNO ” di sumut jadi juara ? Hati hati TGH Madjdi siapkan team yang bagus , siapa menyangka kesebelasan ARSENAL juga dikalah kan oleh kesebelasan under dog di inggris sana.-

Pasangan 3: ZAINI ARONY - NURDIN MANGGABARANI

Semeton te Zaini ini masih termasuk mudalah sekitar 50 - 51, dit beliau ini salak sekek calon lekan lombok barat ( kediri ) , abituren dari NW pancor yang menyelesaikan S1 nya di IKIP malang memulai karirnya di depdiknas,dan S2,S3 di Universitas Negeri Jakarta, pejabat karir ini sempat jadi kanwil pendidikan di NTB, sayang menurut issue yang berkembang beliau didepak ke-pusat oleh Lalu serinate karena untuk melanggengkan karir anak didiknya Lalu fathurrahman ( bappeda NTB ) yang merangkap jadi kadinas pendidikan NTB, keduanya ini sempat saya kenal waktu pendirian federasi pelajar mahasiswa Lombok di hotel Montana malang saat itu kepanitian dipegang saudara Sukur Nuralam yang
aktivis dewan mahasiswa brawijaya sempat mencalonkan diri juga jadi cagub sayang ” keretanya ” tidak kebagian.

Semeton zaini ini, berpenampilan energik layaknya pejabat dan birokrasi yang sedang menjabat beliau sekarang sebagai salah satu sekretaris di dirjen pendidikan luar sekolah, sayang issue yang berkembang
baik sebelum mencalonkan diri jadi cagub ‘ ada masalah ” dengan atasannya dirjen yang sekarang jadi tersangka karena kasus ” dana luar sekolah ” dan ini sedang dalam pemeriksaan di KPK. Lagi pula menurut ” sumber yang saya yakin valid “bung zaini ini kurang begitu disukai oleh menteri bambang sudibyo ? katanya bung kita ini sebenarnya akan dipersiapkan memegang salah satu posisi di eselon satu, tapi karena ” sahwat politiknya ” ( menurut sumber di depdiknas ) dan seringnya bolak balik jakarta - lombok menyebabkan penguasa di depdiknas agak kurang ” serek ” dengan bung kita ini. nauzubillahiminzalik.-

Partai pendukungnya PPP,PKB ( 13,61 % ) lumayan cukup untuk partai menengah, sayang dengan kasus PKB yang sedang pecah dua ini ditambah PPP yang mengalami dekradasi dengan kasus “Al Amin Nur Nasution” serta komentar Ali BD ketua PKB NTB dan bupati lombok timur : kita mencalonkan zaini supaya ada wakil dari lobar, adalah suatu komentar yang ” mengentengkan zaini ” dan bukanlah komentar seorang politisien sekaliber Ali BD yang saya kenal, artinya zaini tak masuk hitungan dalam kancah perpolitikan NTB untuk saat ini,yah sekedar ikut rame rame atau istilah sasak ne ” te menok ang ponjol nesik doang “.

Satu lagi kendala Zaini, dengan mencalonkan dirinya berarti melawan ” gurunya ” di pancor, ( bung kita ini alumni atau abituren NW pancor ) dianggap ‘ melawan arus dan dicap kuwalat ” oleh para senior atau lingkaran satu dua nya TGB.

Tiang salah satu yang mengharapkan ” teu sasak ” sik berhasil lek rantau dendek ulek juluq sebelum pade “berhasil beneran ” atau akan lebih elok kalau menjadi “perantau ” yang membangun ‘ lombok/NTB ” lekan luar, seperti orang Yahudi yang membangun “Israel” dari seluruh penjuru dunia.

Analisa tiang tak akan jauh dari bung Ali BD , semetonte zaini ini sekedar jadi ” sparing partner ” di pilkada NTB, dendek “kecil hati ” ndeh meton, aran ne be analisa dit komentar , saya orang yang paling
happy melihat ” bangse atau teu sasak ” luek sik pinter pinter leguk pandai pandailah bawa diri “.

Selamat “bertarung ” semeton …

Pasangan 4:NANANG SAMOEDRA - M.JABIR

Semeton nanang samoedra ini adalah anak dari abdurrahim SH salah satu tokoh sasak yang aktif di muhamadiyah dan sempat jadi pejabat di NTB di zamannya gubernur wasita kusumah dan gatot suherman , beliau juga adalah pendiri dan pemilik universitas aL azhar mataram sebelumnya sempat jadi wakil ketua dprd NTB dan ketua PAN NTB,- Pak ahim ( 90 ) ini salah satu tokoh NTB yang masih ada tokoh pejuang sasak yang lain setahu saya “sudah mendahului ” kita, Bung Nanang adalah keturunan rumbuk lotim, alumni ITB bandung dan salah satu penghuni asrama NTB di jalan jalak 2 bandung yang seka - rang penghuninya hampir semuanya ‘ lekan kowok eik ” dan S2 nya diselesaikan di eropa, sekarang dalam penyelesaian S3 di salah satu universitas di pulau jawa, memulai karirnya di kantor pemerintah NTB, sempat jadi cawagub berpasangan dengan harun al rasyid waktu ” bersaing ”
dengan kemenangan Lalu Srinate, karir terakhirnya jadi ” Sekwilda NTB “, dan menurut issue juga, sudah lama mau “didepak ” oleh Srinate, karena dianggap berseberangan dengan beliau.

Bung nanang ( 54 ) sebelumnya pendaftaran terakhir di kpud belum jelas ‘ kendaraan ” yang akan dipakai, dihari terakhir baru dapat ” mukjizat ” dua partai menengah PAN,PD melalui ‘ lobby” yang alot akhirnya memutuskannya jadi calon.itupun belum cukup sebagai sarat pendaftaran, menurut sumber dari
pendukungnya,akhirnya bisa mendapatkan suara partai gurem karena kebolehan ” net working” memecah koalisi partai gurem akibat masalah yang belum clear dari lalu adot yang dicalonkan koalisi partai gurem. PAN,PD,PPNUI,PSI,PKPB ( 16,50 % )

Issue yang berkembang bung nanang yang punya pengalaman birokrasi di NTB yang cukup lama dan net working yang selama ini dibuat selama menjabat dengan para tokoh di pondok pesanteren di lombok serta tokoh dari sumbawa dan ‘ akses” pak ahim yang punya kedekatan dengan ‘ raja bima putra kahir ‘ yang anaknya yang bupati bima ” ferry ” yang alumni universitas al azhar serta jaringan bapaknya dizaman dulu sebagai aktivis ” Syarikat Islam ” yang banyak di “sempalan sempalan ” NW dan Muhamadiyah serta partai nasionalis seperti bung Rahmat Hidayat ( PDIP ) akan banyak mendulang suara dari konstituen ini.ditambah lagi dengan pendapat masyarakat dianya ” teraniaya” oleh pejabat sekarang, issue di NW anjanipun hampir samasekarang setelah ‘Srinate case” akan melarikan suaranya ke nanang.

Sayang wakilnya M.jabir yang ketua PAN NTB lagi didemo juga di Mataram oleh orang partainya sendiri, lagi pula siapa M.Jabir dimata ” teu sasak ” , anak muda yang kurang dikenal di lombok , orang sumbawa besar yang tahu karena dianya adalah wakil bupati disana.

Tinggal sekarang bung nanang harus memperkuat team suksesnya untuk mendekatkan diri dengan pemilih secara door to door seperti dede yusuf di jawa barat.

Dendek juga te yakin lalok bung nanang aran ne be pemilihan langsung arak sik kalah dit sik menang so,yang penting berusaha agekde te senengin sik masyarakat NTB tentune dengan sasak sik jeri pemilih paling luek lek tono.

Selamat ” bertanding “bung !

” KESIMPULAN GUBERNUR TE BANGSE SASAK ”

Dari ulasan tiang tentang calon gubernur te bangse sasak, dan nalar pengalaman serta kesenangan tiang ” ngutak atik ” pepadu pepadu sasak ini, kalau seandainya, sekali lagi seandainya mamiq Srinate betul betul ‘ rontok ‘ akibat dipanggilnya besok 24 april 2008 olek kejaksaan agung di jakarta, kecuali dpp GOLKAR pasang badan untuk mempertahankannya dan hampir sama nasibnya dengan bung zaini arony yang punya masalah juga di depdiknas, dan kalau in benar …kita akan melihat dua calon yang akan ” head to head ‘ adalah pasangan tgb-badrul bertan ding dengan nanang samoedra - m.jabir,

Tinggal sekarang siapa yang ‘ lebih jago ‘ mendulang suara dan mendekati pemilih, kalau analisa tiang tinggal strategy dan visi apa yang akan dibawa atau ditawarkan oleh kedua calon ini.

Pemilih perkotaan dan pemilih di pulau sumbawa, analisa saya akan condong ke nanang samoedra seperti analisa dan pengamatan saya di “sambungan gubernur te bangse sasak ke empat” dan pertarungan di” gumi sasak ” yang akan memperebutkan suara NW baik pancor dan anjani , kalau lobar,kota mataram terutama pemilih keturunan jawa dan bali ( muslim ,non muslim ) akan berpihak
ke nanang, sementara Lombok tengah dan lotim milik TGB.

Yang penting buat TGB adalah bagaimana mempersatukan suara dari basis NW nya yang belum juga ” menyatu ” antara pancor dan anjani, jangan sampai kejadian yang selalu ada di ummat kaum ahlusunnah wal jamaah seperti PKB sekarang ini. Yang saya takutkankan oleh lawan TGB perpecahan ini akan terus dipelihara oleh ” pihak ketiga “, hati hati dan TGB serta pendukungnya harus memperhatikan ini.

Selamat ” berpilkada ” siapapun yang menang mari kita dukung dan yang kalahpun harus menerima dengan berbesar hati ,karena sering saya baca di website ini ” semua nya diatur oleh ALLAH SWT ” dendek te pade besual apelagi sampai te saling salak ang dit te saling ampes, aran ne be ” demokrasi” .

*Komunitas Sasak, Tinggal di Jakarta