Jumat, September 03, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Paket Mayat TKI kami

Kolom Komunitas - BangJae

Lalu Muhamad Jaelani[Sasak.Org] Mayat Mahmud (33) dari Masbagik Timur dan Malik (32) dari Montong Baan, Lombok Timur, telah tiba di Bandara Selaparang,  tidak ada yang ribut. Mayat tersebut langsung dinaikkan ke  kendaraan dan dibawa pulang ke kampung halamannya. Setiap bulan hampir saja selalu ada paket mayat TKI yang tiba di Selaparang. Bahkan, pengiriman mayat TKI  asal NTB baik dari Malaysia maupun Arab Saudi kini dinilai sebagai suatu hal yang biasa-biasa saja, hampir sama dengan paket barang,  kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB TGH Abdul Hamid Faisal.

Sepanjang pengetahuan penulis, berinterkasi dengan banyak TKI khususnya di Taiwan, kasus kematian dan kecelakaan kerja sepertinya sudah sangat lumrah. Tidak hanya mayat utuh, sering kali TKI kita yang meninggal di rantauan harus kembali ke tanah air dalam wujud abu, ia telah dikremasi (dibakar) untuk selanjutnya abunya saja yang dikirim ke Indonesia. Ini ternyata masih untung, banyak juga diantara mereka yang tak jelas rimbanya. Hilang, entah kemana.

Peti MayatKasihan Pahlawan ini, bahkan HAK terakhir mereka sebagai seorang muslimpun kadang terampas. Ia meninggalkan dunia ini tanpa di mandikan, dikafani dan disholati. Semoga Allah menerima mereka ditempat terbaik, atas jasa jasanya yang demikian besar bagi keluarga dan Bangsa ini dan atas segala hak mereka yang telah terampas. Cukup di dunia mereka sengsara, semoga surga yang kekal menjadi rumah keabadian mereka kelak.

Berdasarkan aturan hukum pekerja migran, setiap pekerja yang meninggal akan mendapatkan "imbalan" , 70% dari Asuransi dan sisanya 30 % dari agen alias PJTKI. Namun kenyataannya, tak banyak yang mendapatkan hak itu. Sudah sangat banyak keluarga TKI kita yang hanya mendapatkan kabar bahwa Pahlawan Keluarga mereka telah gugur. Tibanya paket mayat merupakan suatu anugerah walau tanpa perlindungan apa apa.

Hidup dan mati adalah taqdir, dimanapun kita berada, KEMATIAN akan menjemput, entah di luar negeri maupun di dalam kamar sendiri. Namun, setiap nyawa bangsa ini harusnya terlindungi oleh hukum dan asuransi. Untuk itu, siapapun anda yang berencana mengais rezeki di negeri orang, pastikan bahwa anda berangkat dari jalur resmi, dari PJTKI resmi dengan dokumen dan kontrak yang jelas.

Comments  

 
0 # djamalqatar 2009-04-23 08:16
sangat menyedihkan bagi Kita semua mendengar hal seperti ini semestinya kerangka hukum yg telah ada perlu implementasinya seperti Asuransi baik dari pemerintah dan PJTKI dan ada hal yg lebih penting sebagai antisipasi Kita semua yaitu awal keberangkatan Kita sudahkah melalui jalur yg benar? Khususnya para TKW Kita berkedok Calling Visa kadang melalaikan Kontrak Kerja, jalur Khusus TKI yakni PJTKI dalam dan luar negeri(agent) yang akan menyambung komunikasi dengan Majikan saat di Rantau dan sebagai pengontrol akan si TKW tsbt, jika ini di lalaikan pertanyaannya siapa yg salah? makanya perlu kesadaran kita bersama untuk tahu hal ini sebelum berangkat ke daerah tujuan.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # lmjaelani 2009-04-23 08:41
Bener sekali miq,

ada beberapa kasus, dimana ketika mayat tersebut telah tiba di tanah air, pihak keluarga justru diminta mengganti biaya pengiriman. Ah, sudah sedih diperas juga
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # eM$So 2009-04-23 14:22
Heran juga kita, sampai sekarang belum juga ada kita dengar keseriusan pemerintah (Pemda) dalam menangani masalah2 seperti ini. Akankah keadaan seperti ini akan berlanjut ? Sampai kapan ? Sampai para pemimpin kita di Gumi Sasak ini punya hati nurani yg didasari atas tgs kewajiban sebagai khalifah yg berpegang teguh pada ajaran agama (Firman Allah dan Hadist Rasul Allah). Atau kita tunggu sampai ada dari KS yg akan muncul menjadi pemimpin Gumki Sasak ? Insya Allah
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # Ajenk 2009-04-23 23:31
persoalannya kemudian, kepastian hukum akan pemenuhan hak2 TKI terlantarkan oleh kepentingan pribadi untuk memperkaya diri sendiri oknum asuransi, PJTKI dan oknum pemerintah.

semoga tempat mu baik disurga sobat.. (untuk TKI yang meninggal dimana saja)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # amat 2009-04-24 07:44
Beberapa waktu yang lalu saya juga sempat menjemput mayat keluarga yang meninggal di Malaysia. Katanya, pihak Malaysia mengirim balik para pahlawan keluarga itu setelah mereka mengambil organ-organ penting dari tubuh TKI, seperti ginjal, hati, dsb. Hasil dari penjualan organ ke itulah yang dipakai untuk memulangkan mereka ke kampung halaman. Pihak keluarga juga harus menyewa kendaraan umum untuk membawa mayatnya ke depan anak/istrinya.
Betapa mereka benar-benar menjadi pahlawan, tapi adakah pejabat negeri ini yang terketuk nuraninya mau peduli pada mereka?
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
0 # lmjaelani 2009-04-24 08:20
Benar sekali Miq Amat, semoga ini adalah awal untuk MENGGEDOR hati para pejabat kita.
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment


Security code
Refresh


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 67 Tamu online

Login Form

Kosakata Hari Ini

Mosot

Mosot Istilah mosot diberikan kepada mereka yang tidak menikah padahal telah sangat cukup umur, baik sebagai pilihan atau untuk alasan lain. Lihat juga :  mosot pada kolom hjunep, mosot pada KBS.
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

ShoutMix chat widget

Komentar Terbaru