Ditulis oleh lmjaelani Rabu, 22 April 2009 15:15
[Sasak.Org] Mayat Mahmud (33) dari Masbagik Timur dan Malik (32) dari Montong Baan, Lombok Timur, telah tiba di Bandara Selaparang, tidak ada yang ribut. Mayat tersebut langsung dinaikkan ke kendaraan dan dibawa pulang ke kampung halamannya. Setiap bulan hampir saja selalu ada paket mayat TKI yang tiba di Selaparang. Bahkan, pengiriman mayat TKI asal NTB baik dari Malaysia maupun Arab Saudi kini dinilai sebagai suatu hal yang biasa-biasa saja, hampir sama dengan paket barang, kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB TGH Abdul Hamid Faisal.
Sepanjang pengetahuan penulis, berinterkasi dengan banyak TKI khususnya di Taiwan, kasus kematian dan kecelakaan kerja sepertinya sudah sangat lumrah. Tidak hanya mayat utuh, sering kali TKI kita yang meninggal di rantauan harus kembali ke tanah air dalam wujud abu, ia telah dikremasi (dibakar) untuk selanjutnya abunya saja yang dikirim ke Indonesia. Ini ternyata masih untung, banyak juga diantara mereka yang tak jelas rimbanya. Hilang, entah kemana.
Kasihan Pahlawan ini, bahkan HAK terakhir mereka sebagai seorang muslimpun kadang terampas. Ia meninggalkan dunia ini tanpa di mandikan, dikafani dan disholati. Semoga Allah menerima mereka ditempat terbaik, atas jasa jasanya yang demikian besar bagi keluarga dan Bangsa ini dan atas segala hak mereka yang telah terampas. Cukup di dunia mereka sengsara, semoga surga yang kekal menjadi rumah keabadian mereka kelak.
Berdasarkan aturan hukum pekerja migran, setiap pekerja yang meninggal akan mendapatkan "imbalan" , 70% dari Asuransi dan sisanya 30 % dari agen alias PJTKI. Namun kenyataannya, tak banyak yang mendapatkan hak itu. Sudah sangat banyak keluarga TKI kita yang hanya mendapatkan kabar bahwa Pahlawan Keluarga mereka telah gugur. Tibanya paket mayat merupakan suatu anugerah walau tanpa perlindungan apa apa.
Hidup dan mati adalah taqdir, dimanapun kita berada, KEMATIAN akan menjemput, entah di luar negeri maupun di dalam kamar sendiri. Namun, setiap nyawa bangsa ini harusnya terlindungi oleh hukum dan asuransi. Untuk itu, siapapun anda yang berencana mengais rezeki di negeri orang, pastikan bahwa anda berangkat dari jalur resmi, dari PJTKI resmi dengan dokumen dan kontrak yang jelas.

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
Semethon-semethon leq Lentek, daweg, rau'n bae gawah-gawah lauq siku adin sere sempurne gering. Upay...
By Arya
Sabotase Listrik saat Warga Ta...
umat Islam yang lain kok gak ada respon, orang macam ini nih yang seharusnya diganyang.
By Nietha
Maulid Adat di Desa Sesait, Ke...
Maaf mas dan mba yang berasal dari desa sesait, minta pertolongan yg ikhlas dari anda semua. saya se...
By arie mahendra
BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA DI ...
replied for #MRB Saya sedang menjalani project mengenai tembakau d kota Lombok, kalau boleh saya min...
By Ryan AP
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
sukuri yg sudah diberi, tidak mustahil pulau lombok akan kering bila tidak kita jaga
By hari
Pemkab Lotim Ajukan Harga Dasa...
Kami mohon kepada Pemerintah jangan siksa kami (petani tembakau) kami capek begini terus. Minyak ind...
By Ahmad Afandi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Semeton, pade inget-inget cerite dengan toak laek,
By Aji Turmudzi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Bgitu banyak kita bicara Semeton tentang kesasakan kita, tapi kita tidak pernah banyak berbuat, bahk...
By Aji Turmudzi
Teknologi Distilator Surya Unt...
perfect hbis penjelasan nya tapi klw bisa gambarnya di perjelas..... biar aq bisa belajar lebih bany...
By alan songge
Kiat Menghindari Penurunan Pro...
knp yah... itik sy g mau btelur ??? dari 125 itik telurnya kadang cuman 2 butir / hari. apa ada paka...
By one


Comments
ada beberapa kasus, dimana ketika mayat tersebut telah tiba di tanah air, pihak keluarga justru diminta mengganti biaya pengiriman. Ah, sudah sedih diperas juga
semoga tempat mu baik disurga sobat.. (untuk TKI yang meninggal dimana saja)
Betapa mereka benar-benar menjadi pahlawan, tapi adakah pejabat negeri ini yang terketuk nuraninya mau peduli pada mereka?
RSS feed for comments to this post.