Ditulis oleh lmjaelani Kamis, 30 April 2009 13:11
[Sasak.Org] Seminggu kemarin adalah saat saat mendebarkan bagi adik adik kita yang mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN). di balik keseriusan dan kecemasan itu, banyak kisah menarik yang bsia kita dapat. saya tidak tahu apa kisah ini masih bisa kita temui tahun ini.
Alkisah, tahun 1999 lalu, tatkala saya masih berseragam putih abu, mengakhiri minggu terkahir sebagai anak SMA, ya hanya beberapa hari sebelum Ujian, waktu itu namanya EBTANAS. ditengah perjalanan (kaki) yang melelahkan, antara sekolah menuju perempatan seruni, hawa siang sangat panas. saya bertemu (tepatnya dihadang) beberapa orang yang menawarkan SOAL EBTANAS, dia menjanjikan bisa memberikan semua mata pelajaran dengan imbalan 2 juta rupiah. Ah gombal, cuek saja. Toh saya tidak punya uang sebanyak itu.
Eh ternyata sesampai di kos kosan di jalan gunung baru 12 dasan agung, beberapa teman sudah membawa soal, katanya dia beli diorang yang baru saja datang langsung ke kos kosan. dia beli beberapa soal, tidak semua pelajaran. Teman saya ini kemudian meminta saya untuk menyelesaikan soal Matematika IPS, karena saya hobi ngutak atik soal, langsung saja malam itu saya selesaikan.
Hari ujian sudah tiba, hari ini ujian PPKN. beberapa teman sudah mentato telapak tangan dan lengannya dengan kode kode istimewa, mereka berhasil keluar dari kelas lebih cepat dari saya yang memang bingung juga berhadapan dg soal soal PPKN. Keluar dari kelas, meledaklah keributan, kawan kawan yang tadinya mentato tangannya itu sangat gembira, semua soal keluar! begitulah yang saya dengarkan, ternyata kode2 itu adalah jawaban dari bocoran soal yang dia beli beberapa hari yang lalu. Belum sempat saya beranjak, tiba tiba seorang kawan mendekat, nafasnya naik turun. ” eh soal yang kita dapat itu salah kode, kode ini keluarnya di denpasar tahu! benar saja, semua yang sudah gembira tadi langsung duduk lesu di lantai. saya tak peduli, langsung saja kabur dari TKP, langsung pulang ke kos untuk mempersiapkan pelajaran selanjutnya.
Beberapa hari, setelah ujian matematika, kawan saya yang pernah saya bantu untuk mengerjakan Soal Matematika IPS tiba tiba datang dan berterimakasih, katanya semua soal keluar urut sesuai dg bocoran. ALHAMDULILLAH katanya, ah gak tahu lah!.
Ini cerita 10 tahun yang lalu, apakah ada cerita sejenis di sekolah semeton?

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
Semethon-semethon leq Lentek, daweg, rau'n bae gawah-gawah lauq siku adin sere sempurne gering. Upay...
By Arya
Sabotase Listrik saat Warga Ta...
umat Islam yang lain kok gak ada respon, orang macam ini nih yang seharusnya diganyang.
By Nietha
Maulid Adat di Desa Sesait, Ke...
Maaf mas dan mba yang berasal dari desa sesait, minta pertolongan yg ikhlas dari anda semua. saya se...
By arie mahendra
BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA DI ...
replied for #MRB Saya sedang menjalani project mengenai tembakau d kota Lombok, kalau boleh saya min...
By Ryan AP
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
sukuri yg sudah diberi, tidak mustahil pulau lombok akan kering bila tidak kita jaga
By hari
Pemkab Lotim Ajukan Harga Dasa...
Kami mohon kepada Pemerintah jangan siksa kami (petani tembakau) kami capek begini terus. Minyak ind...
By Ahmad Afandi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Semeton, pade inget-inget cerite dengan toak laek,
By Aji Turmudzi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Bgitu banyak kita bicara Semeton tentang kesasakan kita, tapi kita tidak pernah banyak berbuat, bahk...
By Aji Turmudzi
Teknologi Distilator Surya Unt...
perfect hbis penjelasan nya tapi klw bisa gambarnya di perjelas..... biar aq bisa belajar lebih bany...
By alan songge
Kiat Menghindari Penurunan Pro...
knp yah... itik sy g mau btelur ??? dari 125 itik telurnya kadang cuman 2 butir / hari. apa ada paka...
By one

