Selasa, Maret 16, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Pilpres Itu ...

Kolom Komunitas - Le Wharid Rakhmana

[Sasak.Org] Menjelang Pilpres 2009 semua Partai Politik dan tim sukses sudah mulai ambil ancang-ancang, mulai dari memasang spanduk, umbul-umbul, bendera sampai stiker dan pamflet. Dampak positif dari Pilpres  ialah berputarnya uang dalam jumlah yang besar dan relatif lebih cepat. Pendapatan para tukang jahit meningkat drastis. Tukang sablon kaos, baju, spanduk, bendera, jaket, pamflet, stiker dan topi juga kebagian rejeki. Belum termasuk para penjual jasa-jasa lain yang tak terkait erat dengan kampanye. Pembelanjaan masing-masing Partai dan tim sukses untuk keperluan iklan pada masa kampanye memberikan sumbangan yang tak kecil bagi pendapatan perusahaan media cetak, televisi, radio dan internet. Artispun banyak mendapat order. Pada gilirannya, penerimaan pajak negarapun bisa dipastikan meningkat, Seharusnya…

Selain pengaruh positif pada sisi ekonomi, Pemilu ternyata juga memberikan warna kecerian tersendiri. khususnya bagi masyarakat kalangan bawah, baik orang tua maupun anak-anak. Masyarakat kalangan bawah yang Notabene disebut kaum “pinggiran” tampak ceria melihat kampanye. Pinggiran maksud saya di sini adalah Pinggiran dalam artian yang sebenarnya, karena mereka hanyalah penonton arak-arakan dari pinggir ruas jalan.

Saya masih ingat sekali pada Pemilu sebelumnya di Praya, di tengah sengatan terik matahari, anak-anak dengan hanya bersandal jepit dan baju lusuh begitu melihat rombongan yang lewat berteriak-teriak senang. Sambil melambaikan bendera yang mereka punyai. Apalagi kalau konvoipara pendukung salah satu calon yang lewat menyuguhkan tontonan atraktif. Tambah senanglah hati mereka.  Baginya tak masalah partai, tim sukses siapapun yang lewat. Warnanya mau kuning, biru, hijau, putih, merah atau warna-warni yang lainnya. Toh simbol warna-warni yang mereka miliki juga hasil pemberian, bukannya membeli. Asal bisa menyenangkan hati anak-anak kecil itu, ya sudah.

Bila rombongan telah lewat, anak-anak itu dengan sabar menunggu sambil duduk bergerombol. Si Bahri yang ingusnya keluar sambil menarik-narik kolornya ke atas. Si Getoh berkaos merah tanpa celana berlari ke sana kemari. Si Sapi’i berkaos putih dekil dengan kepala diikat pita merah, duduk sambil menghisap es mambo. Para orang tua mereka juga duduk-duduk disepanjang trotoar, dengan hanya mengenakan daster yang sudah pudar warnanya, mereka bercengkrama satu dengan yang lainnya sambil menunggui anak-anak mereka.

Lewat tontonan gratis berupa kampanye di jalanan, kaum ibu-ibu merasa senang karena anak-anaknya bersuka-cita tanpa merengak minta mainan ini dan itu. Kecerian yang diperoleh nyaris tanpa ongkos. Paling-paling modal topi, payung dan sedikit minuman pelepas dahaga. Itupun sudah cukup. Benar-benar sebuah keceriaan masal yang berharga murah. Kaum pinggiran yang sering dikatakan sebagai orang-orang yang kurang pendidikan, miskin, buta politik, dan golongan yang mudah “terbeli”, begitu ceria melihat kampanye. Sementara itu orang seperti saya ini hanya bisa memperhatikan mereka tanpa bisa “membelikan” apa-apa. Memberikan sedikit keceriaanpun belum tentu bisa.

Trackback(0)
Comments (9)add comment
abdullah al muzammi: ... http://adchotspot.blogspot.com/
saat pesta politik datang . . .
bener kata kjnda LWR nike... masyarakat dalam segi ekomini mengalami perubahan sementara. partai-partai memberikan job bagi pengusaha percetatan serperti baju, stiker, baliho dll..
masyaraktpun juga, masih saja ada partai atau caleg mau membagikan sembako ..membangun pasilitas masyarakat atas nama golongan..
mungkin hal ini lah dampat positif sesaat yang rakyat rasakan..

Dampak negatifnya ialah Kita di sampahi oleh partai-partai..
mari kita lihat.. bendera sepanduk tempapng di mana, di jalan di lorong dan gengorong penuh dengan cap, stiker dan lain menempel bebas dimana saja mereka mau...
al hasil tiang yang listrik pun sudah di sulap menjadi tiang bendera partai.. tulisan petunjuk jalan " KEKIRI JALAN TERUS " DI tempeli stiker caleq.. gang atau boq di pinggir jalan yang tdinya terlihat berish terkorori dengan bekas tempelan stiker . .
aduh mw jadi apa lingkungan kalau demikian realitanya...
mari kita bersama, sama sadar dan tahu hal apa yang harus kita lakukan jika salah satu di antara kita adalah tim kampaye. upaya jangan terjadi hal semacam ini..

terimakasih
1

report abuse
vote down
vote up
July 01, 2009
Votes: +1
Nazar: ...
Selalu ada konsekuensi dari sebuah pesta..yg pling penting adlh bgaimana pesta ini bisa memberikan hasil positif yg maksimal dan adil untk smua rakyat tnpa pduli golongan dan pembatas2 lainnya, akan lbih baik juga jika penyelenggara pesta sadar lingkungan, bhw pestanya tetap sukses namun bersih2nya juga harus jalan,
2

report abuse
vote down
vote up
July 01, 2009
Votes: +0
M. Roil Bilad: ...
Rupanya LWR bersiap-siap membuka kolom barunya--- Tampil beda dan memikat dengan isu aktual yang ada di lombok. Luar biasa kawan, mungkin dari sunilah mulai dituliskan takdir untum menjadi DR1S itu...

Ayo dukung wharid buat Loteng 1.
3

report abuse
vote down
vote up
July 01, 2009
Votes: +0
mansur: ...
Tapi ada juga tukang jahit dan sablonyang rugi karena orderannya tidak diambil2 si pemesan.
4

report abuse
vote down
vote up
July 02, 2009
Votes: +0
H.MUSA SHOFIANDY: ... http://ramendsho.wordpress.com
Kalau masih punya jati diri, jangan ikut mereka yg membeli jabatan dan kedudukan. Pemberian Uang atau barang apapun tdk akan banyak berpengaruh utk satu kemenangan.... Tapi,.,,, berilah kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa anda adalah orang yg sangat dibutuhkan mereka........................
5

report abuse
vote down
vote up
July 02, 2009
Votes: +0
lmjaelani: ...
Fotonya sangat bagus miq,

kurang kudanya saja smilies/grin.gif
6

report abuse
vote down
vote up
July 03, 2009
Votes: +0
Muslifa Aseani: ... http://myidol88.blogspot.com
Sekarang, --hampir semua jalan kecil-besar, kota-kampung di Semarang khususnya, relatif sepi dari serba atribut partai. Yg lumayan eye-catching, spanduk besar dari PKS..Great Sale Pahala yg hanya ada, FREE di bulan Ramadhan. IAllah, termasuk cukup menyentuh utk para muslim. Semoga bisa selalu dijaga kemampuan 'catching'nya tsb. Amin..^_^
7

report abuse
vote down
vote up
August 22, 2009
Votes: +0
wire karya: ...
luar biasa dan sikses selalau
8

report abuse
vote down
vote up
November 15, 2009
Votes: +0
lmjaelani: ...
Wire karye, selamat datang di Komunitas Sasak

Teman kelasmu

Jen
9

report abuse
vote down
vote up
November 16, 2009
Votes: +0

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security image
Write the displayed characters


busy


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 47 Tamu online

Revolver Map

Login Form

Kosakata Hari Ini

Sasak Lebung

Sasak Lebung adalah ungkapan yang diberikan kepada individu sasak yang fanatik dan rapuh disaat yang sama, sehingga mudah dieksploitasi untuk kepentingan tertentu. Lihat juga : sasak lebung pada kolom hjunep
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

AISC-Taiwan

Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan