Jumat, September 03, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

Gipsy Bukan Sasak

H. R. Junep[Sasak.Org] Untuk melawan dingin yang merayap diwajah dan sekujur tangan dan yang menembus ke paru paru lewat udara yang terhisap saya harus rajin berlari diatas hamparan salju. Bukan sekedar olah raga tapi berjuang menyesuaikan diri agar dapat beraktifitas seperti penduduk asli yang menyebut diri Siberiak. Mereka adalah orang yang sehat secara fisik tapi soal mental jangan tanya, sama saja sebab merekapun sering pusing dan mengeluhkan penyakit lain sehingga obat obatan tradisional laris dan saya yakin tidak kurang dari obat palsu dengan tehnik menjual ala MLM dasan yang penuh tipu daya merambah lembah dan gunung bersalju pula.

Setiap keluar jogging saya harus menghela anjing besar yang sangat suka berlarian menangkap piring mainan yang dilempar jauh lalu dia kembali kepada si pelempar. Saya mengambil piring dan mengajaknya lari, saya sering terseret karena kecepatan dan tenaganya melebihi saya. Saat berjogging itu saya sering melompat menghindar tumpukan salju yang didalamnya bisa tanah atau barang bekas. Kaki saya jadi sakit dan kaku beberapa hari. Sayapun berolahraga dengan kaki kurang lancar, menahan ngilu. Di jalan jalan saya melihat orang muda dan tua berjalan seperti saya tanpa menekuk lutut saat melangkah, mereka seperti menyeret dan lebih mirip robot. Saya berfikir alangkah banyaknya orang berpenyakit di kaki, apa gerangan sebabnya. Pagi pagi pembantu masuk kamar untuk mengepel dan menyedot debu, lalu bilang pada saya agar melihat keluar jendela. Seorang laki laki berjalan menyeret nyeret kaki dan bersitegang dengan seorang ibu yang mengangkat angkat tagannya. Perempuan itu lalu pergi dan si lelaki menyeret kaki lagi. Ibu yang mengepel mengatakan lelaki itu mabuk. Saya katakan bahwa terlalu pagi untuk mabuk. Dia tertawa, bahwa mabuk tidak kenal waktu. Ternyata orang yang saya sangka sakit dengkul itu adalah para pemabuk dipagi hari, mereka seperti zombie bergerak entah kemana. Kata ibu itu mereka mabuk setelah menenggak 2 botol vodka 40%!. Kalau di dasan anak anak sok jagoan nenggak tuak lalu berlagak seperti pemabuk jenggo teriak sana sini.

Seorang wanita yang bekerja sebagai pembersih di salon bawah apartemen datang menemui bosnya dan memperlihatkan telpon genggam baru yang dia beli dari soerang Gipsy. Saya khawatir bahwa polisi akan dating menangkapnya dalam waktu dekat sebab kata bosnya, barang itu pasti curian. Orang Gipsy atau di Rusia disebut Tsigan adalah kelompok masyarakat termarginalkan karena mereka nomaden. Mereka paling besar tinggal di Rumania dan sekitarnya. Di Indonesia kita mengenal grup Gipsy King dengan lagu lagunya yang menghentak. Bangsa Ini berasal dari India beribu tahun silam dan menyebar diseluruh Eropah sebagai pengelana yang berdagang dan jadi kriminal. Untung orang orang ini tidak tahu bagaimana kelihaian anak bangsa Sasak menipu sampai di Makkah.Kalau tahu pasti mereka segan menceritakan dengan detil akal bulus orang Gipsy memperdaya mangsanya.

Masalah telpon itu jadi berkepanjangan karena, si wanita pembersih salon itu, ingin menjual telpon itu agar dapat duit tambahan sebab dia merasa telpon itu berkelas. Serie lama yang dimiliki bosnya saja seharga 1500 dolar dua tahun lalu. Dia berfikir kalau berhasil menjualnya akan dapat untung. Dari si Gipsy dia membeli seharga 200 dolar tambah HP nya yang seharaga 600 ribu rupiah. Bosnya kasihan dan menolong menghubungi salah satu staf di perusahaannya yang lain. Maka disepakatilah bahwa besok lusa akan dibelinya HP itu. Si Pembersih salon senang sekali karenanya dia langsung minta pinjam uang 500 dolar sesuai harga telpon itu. Diapun lantas pergi shopping dengan membelanjakan hamper semua uang itu untuk baju hangat yang bagus, sapatu boot dan mungkin HP murah.

Tadi malam kami dinner bersama, di aprtemen kami, semua bisa duduk bersama, yang mengepel dan yang jadi pembantu, mereka makan bersama sebab bos memperlakukan semua karyawan sebagai keluaraga sendiri. Ternyata ada juga orang seperti BOB Sadino yang bercelana pendek yang bos Kemp Chik itu di tempat sedingin Siberia ini. Allah menghadiahi manusia tertentu dengan hati yang lebih terang dan ilmu yang lebih tinggi beberpa derajat bagi siapa yang DIA kehendaki. Selama kami makan enak semua berjalan baik baik saja. Setelah makanan penutup yang kebanyakan makanan manis manis semacam dodol dan lapis legit. Si Pembersih salon minta izin bicara masalah telpon mahal itu. Rupanya si bos sudah dikomplain satfnya yang membeli karena diketahui barang itu palsu. Bentuk dan rupa persis seperti milik si bos, ternyata setelah dipakai, instruksinya ada yang salah dan kesalahan itu hanya pada satu huruh seharusnya L tapi ditulis R yang membuat arti kata perintah jadi keliru. Udaritj artinya tabrak seharusnya ditulis udalitj artinya hapus atau delate. Setelah dicek lebih teliti ternyata telpon itu made in China!. Tentu saja orang China mengucapkan udaritj menjadi udalitj bukan?.

Saya katakana bahwa kekhawatiran saya ternyata berlebihan, bahwa tidak ada polisi datang karena dapat melacak barang hilang itu lewat satelit, kayak Roy Suryo melacak lacak di Jogja, ternyata malah barang palsu. Si bos kehilangan uang sebab si pembersih salon tak mungkin punya uang sebanyak itu dalam waktu dekat. Dia perlu kerja ekstra beberapa bulan atau mungkin setahun untuk mengangsur utangnya. Rasa jengkelnya yang melebihi kesenangannya saat membeli, membuatnya menelpon si Gipsy, uh… ternyata yang menjawab bapaknya dan dia bilang tidak ada orangnya serta dia tak tahu menahu soal telpon. Si Pembersih minta izin utuk memaki, bos bilang tidak boleh! Setelah reda semua sayapun menimpali bahwa dalam kasus ini ada 3 orang tolol yang terlibat. Si bos bilang ya semua bego yang pinter Cuma kamu. Saya lalu berkata orang tolol itu termasuk bos, si pemberish salon dan staf yang membeli. Kalau si Gipsy, itu sih pekerjaannya bikin orang bego jadi target penipuan.

Di Dasan banyak orang yang kurang mengetahui posisi diri, berapa sudah yang jadi korban dapat kupon berhadiah besar dari orang atau lembaga yang tidak ada urusannya dengan dirinya. Pengguna internet bego disuruh menyetor 135 Euro agar dapat transferan sejuta Euro dari Belanda karena menang lotere. Si bego ini belum pernah ke luar negeri dan belum pernah ikt lotere kok percaya. Ada juga si badu yang baru habis menjual tembakau diiming hasil besar kalau ikut saham diperusahaan fiktif. Dalams ekejap uangnya lenyap bersama perisahaan bodong itu. Di tempat lain si peos dijanjikan jadi PNS sawahnyapun lenyap dan jadilah dia manusia luntang lantung dari dasan ke dasan. Ada barang dan jasa untuk kalangan tertentu. Ada kesempatan untuk berbagai level dan ada kemudahan dan tantangan ditiap kelas. Pertama tama ketahuilah diri ini ada dimana dan berapa kuatkah kita dalam menghadapi persoalan. Kalau kita masih kelas dasan pakailah HP untuk telpon dan SMS yang 300 ribu dan jangan menghayal jadi top star dengan HP berkelas tapi tidak cocok dengan tangan berlumur ikan asin. Ternyata akal manusia bisa dibuai oleh perasaan sehingga hayalan terlalu tinggi membuatnya terjerembab dalam masalah berkepanjangan. Mungkinkah anak dasan diberikan pengajian yang mengarah pada penguatan jati diri agar tumbuh generasi yang lebih percaya pada kerja keras dan usaha tiada henti untuk kemakmuran dan kemajuan bangsa Sasak?

Walahualambissawab

Demikian dan maaf
Yang ikhlas

Hazairin R. JUNEP

Add comment


Security code
Refresh


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 70 Tamu online

Login Form

Kosakata Hari Ini

Mosot

Mosot Istilah mosot diberikan kepada mereka yang tidak menikah padahal telah sangat cukup umur, baik sebagai pilihan atau untuk alasan lain. Lihat juga :  mosot pada kolom hjunep, mosot pada KBS.
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

ShoutMix chat widget

Komentar Terbaru