Pengaruh Perempuan Dalam Peningkatan Perekonomian Bangsa
November 18, 2012
Gili Nanggu Tak Kalah Cantik dengan Trawangan
November 23, 2012

NTB Mencari Pemimpin

 Oleh : Muhammad Zulkarnaen

Muhammad Zulkarnaen

[Sasak.Org] Pemilihan kepala daerah di NTB tinggal menghitung bulan. Para team sukses mulai di sibukkan menyusun strategi-strategi ampuh dan mujarab dalam upaya meraih satu misi : “menang”. Untuk itu, berbagai jurus ataupun teori-teori promosi diaplikasikan untuk mempercepat proses publikasi calon yang di unggulkannya supaya mampu mengambil hati rakyat.

Media cetak, media elektronik, dan berbagai jejaring sosial mereka manfaatkan untuk menaruh gambar calon yang di usungnya, lengkap dengan berbagai atribut dan keunggulan yang menunjukkan bahwa pasangan (cagub-cawagub) yang di usung memang layak dan pantas untuk duduk di korsi NTB satu. Dalam hal ini, semua team sukses tentunya akan merasa bahwa calonnya lebih unggul daripada yang lain. Situasi seperti ini akan menambah kayu bakar dalam tungku pemilihan kepala daerah yang membuat proses “gawe rakyat” semakin memanas.

Mencari Pemimpin

Di beberapa forum diskusi dan lembaga-lembga yang mengawal “gawe rakyat “ ini memberikan pertanyaan-pertanyan kepada publik terkait dengan kriteria pemimpin yang dicari dan di harapkan oleh rakyat. Berbagai jawaban bermunculan ke permukaan yang menggambarkan harapan-harapan rakyat kepada pemerintah selanjutnya. Ada yang menjawab bahwa pemimpin yang dicari adalah orang-orang yang mampu memberikan keuntungan bagi dirinya (personal) semata tanpa memperhatikan masyarakat yang lain, ada juga yang menjawab bahwa pemimpin yang dicari adalah pemimpin yang dapat mendatangkan manfaat bagi golongan tertentu. Bahkan ada jawaban bahwa pemimpin yg dicari itu seperti tokoh-tokoh tertentu.

Sebagai penilai yang baik, kita tidak bisa mengatakan bahwa jawaban ini benar dan jawaban itu salah karena semua jawaban yang diberikan tergantung bagaimana orang menanggapi dan mempersepsikan serta mengartikan pertanyaan yang diberikan. Akan tetapi, jika kita bisa mengambil intisari dari semua jawaban itu, bahwa pemimpin yang diharapkan rakyat itu adalah seorang yang bisa memberikan kesejahtraan dan keadilan bagi rakyatnya.

Untuk itu, penulis akan mencoba memberikan beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh pemimpin ataupun calon pemimpin untuk mewujudkan hajat masyarakat tersebut : adil dan sejahtera.

Pertama, pemimpin itu harus bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Pada saat ini, banyak diantara para pemimpin selaku pembuat kebijakan dan keputusan, sulit untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan sehingga seringkali program-program yang dibuat tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kita ambil contoh sederhana, program study banding keluar negeri yang hanya menghambur-hamburkan uang rakyat, program pengadaan tekhnologi tertentu tanpa melihat situasi dan kondisi objek atau sasaran yang akan menggunakan tekhnologi itu.

Perlu di ingat bahwa, program pemberdayaan masyarakat atau pengembangan masyarakat itu bukanlah seperti “obat generic”-meminjam istilah pak fredian tony, dosen pada departeman komunikasi dan pengembangan masyarakat IPB. Tidak semua program-program itu bisa diterapkan pada semua tempat. Hal ini terkait dengan tradisi dan budaya serta kesiapan masyarakatnya dalam menerima dan menjalankan program tersebut.

Kedua, pemimpin harus bisa bertindak dimana, kapan, dan bagaimana seharusnya melakukan sesuatu (baca: pesona pemimpin, Agus Hernawan). Kata dimana memberikan arti tentang lokasi, tempat, objek yang akan dituju. Pemimpin yang melakukan ini tentunya akan banyak mencari tau tentang kondisi daerah dan masyarakatnya sehingga Ia tidak hanya menerima laporan di atas meja dan dari sumber kedua yang kemungkinan tingkat kebenarannya masih diragukan karena memiliki peluang untuk memanipulasi informasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Kata kapan memberikan isyarat terkait dengan waktu pelaksanaan suatu program sehingga, program-program yang diluncurkan tepat ketika masyarakat membutuhkannya. Kata bagaimana menunjukkan langkah-langkah strategis apa yang akan ditempuh untuk menjalankan suatu program sehingga masyarakat mudah menerima dan melaksanakan program yang di tawarkan.

Apabila pemimpin ataupun calon pemimpin bisa menerapkan konsep diatas, maka Ia akan menjadi pemimpin yang amanah, dicintai dan dinantikan kehadirannya oleh rakyat. Insyaallah

4 Comments

  1. hasan asyari says:

    Sebaiknya tulisan di atas diperindah dengan sedikit pendapat atau teori kepemimpinan dan kriteria pemimpin berdasarkan literatur yang terkait.

  2. hasan asyari says:

    Sebaiknya tulisan di atas diperindah dengan sedikit pendapat atau teori kepemimpinan dan kriteria pemimpin berdasarkan literatur yang terkait.

  3. Irma says:

    Jika penilai yang baik itu tidak bisa mengatakan bahwa jawaban ini benar dan jawaban itu sala, lebih baik tidur aja gak usah jadi penilai, dalam artian jika kita ingin menilai, pakai kaedah ilmiah, kan udah jelas disana, itu saja

  4. Irma says:

    Jika penilai yang baik itu tidak bisa mengatakan bahwa jawaban ini benar dan jawaban itu sala, lebih baik tidur aja gak usah jadi penilai, dalam artian jika kita ingin menilai, pakai kaedah ilmiah, kan udah jelas disana, itu saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *