NW dan Gelora Semangat Tokoh Mudanya

Kunjungan Pimpinan Ponpes Yanmu NW ke Lokasi Bangun Desa KS-IPEBI
May 14, 2012
Pelatihan Pembuatan Kompos di Pabrik POG Binaan KS IPEBI
May 17, 2012

NW dan Gelora Semangat Tokoh Mudanya

NW, nama ini merupakan nama yang sangat terkenal di lombok, bisa jadi melebihi terkenalnya para artis ibu kota yang terbiasa mempertontonkan auratnya. Ya, sebuah organisasi sempalan NU yang kemudian menjadi lebih ternama dibanding NU itu sendiri, khusus di pulau Lombok dan Sumbawa.

Tapi sayang sungguh sayang, ujian datang menimpa NW sampai detik ini masih terus diuji karena terus menerus belum lulus uji, ujian itu bernama perpecahan. Ada NW Anjani dan NW Pancor.

Salah seorang sahabat saya yang terbiasa berbuat baik tanpa mengharap imbalan apapun, dia adalah pentolan NW, dia mengaku tidak begitu paham agama tetapi semangat dakwahnya melalui NW seperti tiada bertepi tiada berujung. Kemarin dia ke rumah, berdiskusi tentang cita-citanya mendirikan sekolah kejuruan NW yang berkualitas di Praya. Dia ingin anak-anak yang tidak mampu itu sekolah di tempat yang bervisi global seperti yang dia rencanakan.

Dia adalah seorang konsultan IT, pengusaha, penuh dedikasi untuk dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Ide-idenya untuk membuat NW maju seperti menggunung seperti himalaya. Kini, dia ingin serius berdakwah dan mendedikasikan dirinya untuk kemaslahan ummat.

Semoga semakin banyak anak muda NW yang tidak sibuk jadi penjilat tetapi sibuk untuk memajukan jamaah NW.

Salam hormat untuk sahabatku terhebat, Allah Swt akan mencatat niat baikmu, semoga rencanamu mensejahterakan jamaah NW cepat terealisasi.

Zulkipli

1 Comment

  1. juhar says:

    Saya kira banyak anak muda NW seperti di atas. Punya semangat menggelora untuk memajukan organisasi, agama, nusa dan bangsa. Punya banyak ide untuk kemajuan masyarakatnya.
    Terkait dengan ‘perpecahan’ NW, yang harus didorong anak-anak muda ini harus sebagai katalisator pemersatu, bukan malah terjebak pada satu kubu secara fanatis dan menjelek-jelekkan kubu lain. Tidak jarang, kefanatikan anak-anak muda untuk membela kubu-nya mengalahkan kefanatikan kaum tua. Sungguh sayang kalau begitu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *