Kekurangan Anggaran Putaran ke-Dua Pilkada Lobar, Dibebankan Pada SKPD
Kekurangan Anggaran Putaran ke-Dua Pilkada Lobar, Dibebankan Pada SKPD
Oleh Indra Goenawan
Lombok Barat [Sasak.Org] Alokasi anggaran putaran ke-dua Pilkada Lobar yang sempat menimbulkan kontroversi kini telah menemui titik terang. Pemkab Lobar bersama DPRD menyetujui Rp. 3,2 miliar dari Rp. 4,7 miliar anggaran yang diusulkan oleh KPUD Lombar. H.L.Takdir Mahdi, Spd, Ketua DPRD Lobar kepada WKS mengatakan Panitia Anggaran (Panggar) Pemkab Lobar dan Panggar DPRD Lobar telah melakukan rapat guna membahas anggaran putaran ke-dua tersebut.
Takdir menjelaskan pihak KPUD secara rinci telah memaparkan kebutuhannya dalam putaran ke-dua nanti dan menurut Panggar angka yang diajukan KPUD sangat riil, namun Pemda hanya mampu mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 3,2 miliar. “Pemkab tidak sanggup untuk memenuhi usulan KPUD sebesar Rp. 4,7 miliar” terangnya.
Namun Takdir juga menjelaskan bahwa Pemkab akan berusaha menanggulangi kekurangannya dengan cara men-saving anggaran pada setiap SKPD yang programnya dianggap tidak berjalan. “kekurangannya bisa kita ambilkan dari me-rasionalisasi anggaran” ungkapnya. Dengan begitu APBD Lobar tidak akan mengalami perubahan secara keseluruhan, namun yang dirubah adalah item-item tertentu saja.
Ia juga menegaskan bahwa langkah yang akan diambil tersebut tidak melanggar aturan, karena sifatnya hanya mengalihkan anggaran yang tidak terpakai saja, seperti contohnya anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan Pelabuhan Carik di KLU karena sampai saat ini proyek tersebut belum dikerjakan.






