Pakan Konsentrat, Solusi Pakan di Lombok

Bunderan Mendagi, Ikon Lombok Barat
November 7, 2013
Roah Turunan Sampi
November 12, 2013

Pakan Konsentrat, Solusi Pakan di Lombok

Mataram  [Sasak.Org] Bumi Sejuta Sapi (BSS) yang dicanangkan Gubernur NTB 5 tahun lalu kembali meredup perkembangannya. Apakah dilanjutkan lagi di periode keduanya atau tidak, belum ada kejelasan. Salah satu hal yang belum dilakukan secara fokus oleh pemerintah propinsi NTB adalah pola pemasarannya. Setelah berbagai kreatifitas dilakukan pemprop NTB seperti pemberian insentif sapi bunting dan lainnya, belum menunjukkan hasil yang membanggakan. Demikian pendapat Abdullah, pembina kelompok ternak sapi di Sukarara ini.

Sapi di Tuban yang diberi makan memakai pakan konsentrat.

Sapi di Tuban yang diberi makan memakai pakan konsentrat.

“Sapi sebetulnya banyak dan berpotensi sangat banyak, asal 2 hal ini dilakukan pemerintah, jamin keamanan dan ajarkan pemberian pakan alternatif. Siapa yang mau jaga sapinya  setiap malam?  Siapa yang mau nyabitin rumput 20 karung setiap hari?” Tambah alumni Universitas Mataram ini. Lebih lanjut dijelaskan “peternak kita terbiasa dengan hanya memberi pakan hijauan, seperti rumput, daun turi. Saya berkunjung ke Tuban, Jawa Timur. Disana ada 2.000 sapi di satu komplek, dikasih makan konsentrat pagi dan sore, siangnya baru dikasih hijauan. Bahkan, dimusim kemarau, hijauannya bukan rumput hijau tetapi batang kedelai. Memang berat membiasakan diawal, tetapi kalau pemerintah yang dorong, saya pikir peternak bisa punya sapi 20 ekor per orang”

Seperti pernah diberitakan situs ini sebelumnya, puluhan peternak sapi dari Lombok Selatan di setiap musim kemarau akan menyewa truk, pick up, untuk ramai-ramai menyabit ke lombok barat. Karena di wilayah mereka sudah tidak ada lagi hijauan yang biasa mereka beri ke sapi-sapi mereka. [WKS/Zkp]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *