Patroli Ditlantas Polda NTB Menghentikan Kepanikan karena Isu Tsunami

91 ORANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT GEMPA 7 SR DI NTB, BANTUAN TERUS DIKIRIMKAN
August 6, 2018
Gempa Lombok, Facebook Aktifkan Safety Check
August 6, 2018

Patroli Ditlantas Polda NTB Menghentikan Kepanikan karena Isu Tsunami

Patroli Ditlantas Polda NTB menghentikan Kepanikan karena Isu Tsunami

 

Malam Senin, 5 Agustus 2018. Kota Mataram mencekam. Gempa besar dengan magnitude 7,0 pada Skala Richter mengguncang Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu petang, 5 Agustus 2018. Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geologi, pusat gempa 7,0 SR berada di daratan yakni pada titik koordinat 8.37 Lintang Selatan 116.48 Bujur Timur, pada kedalaman 15 kilometer.

 

Isu Tsunami berhembus cepat karena kekuatan gempa mencapai 7,0 SR. Pesan hoax bahwa air laut naik di Lembar dan Ampenan menjalar dengan cepat. Baik lewat sms, Telepon, whatsapp, maupun Facebook Massenger.

 

Saya pun mendapat telepon dari ponakan, bahwa air telah sampai Rembiga. Salah seorang sopir travel menelpon saya agar segera mengungsi ke Gunung Sasak karena air telah sampai Jakem (Jembatan Kembar, Lombok Barat).

 

Informasi hoax ini berbahaya. Segera saya menghubungi beberapa sumber. Bahwa informasi tersebut hoax. Tampak mobil dan motor seperti konvoi menuju arah Lombok Tengah. Jalan By Pass BIL ramai.

 

Beruntung, mobil patroli Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat melakukan Patroli menyampaikan kepada warga Kota Mataram. Bahwa informasi Tsunami itu hoax. Warga di minta untuk tenang. Tampak pada Vidoe amatir, seorang warga mendokumentasikan patroli Ditlantas Polda NTB.

 

Kesigapan Ditlantas Polda NTB dalam melakukan Patroli Himbauan tersebut sangat tepat. Setelah patroli dari Ditlantas Polda NTB tersebut, masyarakat yang berkumpul di Kantor Gubernur NTB dan di beberapa titik menjadi tenang.

 

Terimakasih Ditlantas Polda NTB. Kesigapan dan ketenangan dalam menghadapinya bencana, sangat diperlukan disaat mayoritas masyarakat dalam keadaan panik.

 

Zulkipli,

Ketua Masyarakat Peduli Keselamatan Berkendaraan (MPKB) NTB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *