Pekenan Mingguan, Mall-nya masyarakat Lombok

Aswian Editri, Menjadi Manusia Wajib
February 12, 2014
Musim Panen akan bersamaan, mudahan harga bagus
February 26, 2014

Pekenan Mingguan, Mall-nya masyarakat Lombok

Lombok [Sasak.Org] Di berbagai penjuru pulau Lombok, terkenal adanya hari-hari pekenan (pasaran), tergantung dari wilayah mereka. Seperti misalnya pekenan Puyung Lombok Tengah, hanya di hari Ahad. Pekenan Kuripan Lombok Barat hanya di hari rabo, pekenan Gerung Lombok Barat, di hari ahad, pekenan Kediri Lombok Barat di hari jum’at, dan hampir setiap hari selain hari selasa ada pekenan.

Yang unik, kenapa dihari ahad tidak ada pekenan, padahal dihari lain bahkan di hari jum’at ada pekenan. Menurut salah seorang tokoh masyarakat Lombok Barat yang namanya tidak bersedia di sebut, bahwa hari selasa itu hari nahas, atau hari yang sial. Jarang sekali bahkan mungkin tidak ada yang memakai hari selasa sebagai hari kegiatan seperti pekenan, begawe, jati selabar, dan sejenisnya.

Pekenan (pasaran) mingguan ini sebetulnya telah ada sejak lama. Mereka berdatangan dari wilayah desa sekitar. Para pedagang akan berkumpul di tempat yang disiapkan pemerintah. Ratusan pedagang akan merasakan manfaat dari adanya hari pekenan ini. Salah seorang dari mereka adalah Syafii, warga Desa Batunyala Lombok Tengah ini selalu ikut di rombongan para pedagang lainnya yang biasanya mereka menyewa truk atau mobil pick up.

Bila hari pekenan itu bertepatan dengan hari libur sekolah. Biasanya akan ramai oleh anak-anak sekolah terutama yang bertempat tinggal di sekitar desa pekenan. “coba perhatikan harga di pasar dengan harga di minimarket atau supermarket. Lebih murah di pasar, contohnya sabun mandi” jelas Lalu Erwin warga Gersik Kediri ini. [WKS/Zkp]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *