SEMINAR NASIONAL "REVOLUSI MESIR": Pengaruhnya Terhadap Gerakan Sosial Politik Ekonomi dan keagamaan di Indonesia

Ritual Adat Rebo Buntung
February 7, 2011
Membangun Karakter Bangsa Sasak
March 2, 2011

SEMINAR NASIONAL "REVOLUSI MESIR": Pengaruhnya Terhadap Gerakan Sosial Politik Ekonomi dan keagamaan di Indonesia

Revolusi Mesir


Siapa tak kenal Mesir? Negeri yang melahirkan para Fir’aun, juga Nabi-nabi. Sejarah seakan mengekalkan dirinya di negeri itu dengan segenap pintu-pintu rahasianya. Bukan hanya cerita tentang Piramida, Spinx yang hidungnya terpatah, atau Cleopatra dengan kecantikannya yang bergolak. Tetapi sejarah hanyalah pengulangan abadi. Maka bacalah Kairo. Sejarah memang telah membentuk sedimen yang tebal di kota itu.

Pada 969 M. para pengikut Fatimah, putri Nabi, menaklukkan kota itu ketika mereka hendak menegakkan daulat sendiri melawan Daulat Abbasiyah di Baghdad. Nama Kairo pun dimulai. Al-Qahira berarti ”Yang Menang”. Posisi Mesir kembali menanjak. Pada abad ke-13 Al-Qohira menjadi ibu kota ketika kaum Mamluk berkuasa, dan begitulah seterusnya, juga ketika yang bertakhta berganti-ganti sampai abad modern ini.

Mesir memang tidak memiliki sumber kekayaan alam se-melimpah Indonesia. Tetapi dalam konteks geopolitik-ekonomi dunia, Mesir dengan kebesaran sejarahnya serta letak geografisnya yang cukup strategis, terutama sejak dibangunnya Terusan Suez, memegang posisi yang sangat penting dalam hubungan internasional khususnya lalu lintas perdagangan dunia.

Letak geografis mesir yang berada dipintu keluar-masuk perhubungan wilayah Afrika, Asia dan Eropa telah menempatkannya dalam sebuah medan perseteruan dan perundingan-perundingan, dari konflik Timur tengah hingga konflik di negara-negara Afrika yang mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Dalam konteks hubungan internasional itulah, Mesir memiliki peran dan posisi sangat strategis sebagai panggung politik Internasional.

Hubungan Indonesia dan Mesir, pada spectrum tertentu tidak hanya terikat pada aspek perdagangan atau politik saja. Mayoritas penduduk Mesir beragama Islam. Universitas Al-Azhar dan Universitas Cairo, sering menjadi rujukan bagi para akademisi dan intelektual Islam diseluruh penjuru dunia dalam pengembangan ilmu-ilmu keIslaman.

Kedua Universitas itu juga telah meluluskan puluhan ribu sarjana dari Indonesia dan terdapat lebih dari 5000 mahasiswa aktif Indonesia belajar di Mesir. Sementara kita tahu, sebuah lembaga pendidikan, perguruan tinggi, Universitas adalah sebuah kader yang tidak hanya mencetak para pemikir atau intelektual, tetapi juga agen-agen perubahan sosial. Sebagaimana di Indonesia, kampus-kampus di Mesir juga menjadi kawah candradimuka bagi wacana-wacana social, politik, keagamaan. Di Kampus pulalah para aktivis saling menguji kemampuannya membaca dan merumuskan pergerakannya.

Lengsernya Presiden Mesir Husni Mubarak atas desakan masyarakatnya telah menimbulkan kekacauan yang luar biasa dinegara itu. Apakah hal itu merupakan buah pemikiran dan hasil perjuangan kaum intelektual? Yang pasti, revolusi itu tentu saja, juga akan mempengaruhi dinamika sosial politik dunia, khususnya di negara-negara Islam atau yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Indonesia.

Untuk menelaah lebih jauh dinamika sosial politik di negara Mesir, khususnya berkaitan dengan dunia Islam dan aspek-aspek lainnya, IMSAK, sebuah komunitas mahasiswa dan Intelektual di Ciputat, berencana mengadakan kegiatan Seminar/diskusi dengan tema  REVOLUSI MESIR ; Pengaruhnya Terhadap Gerakan Sosial Politik Ekonomi dan keagamaan di Indonesia.

Kegiatan ini merupakan sebuah ikhtiar intelektual untuk melakukan pembelajaran atas fenomena sosial yang terjadi di Mesir terkait dengan kemungkinan terjadinya peta wacana perubahan sosial budaya dan paradigma gerakan Islam khususnya di Indonesia.

Jangan ketingggalan, catat tanggalnya!

Hari/Tanggal : Rabu, 9 Maret 2011
Waktu : 09.00-selesai
Tempat : Aula Student Center (SC) UIN Jakarta

Keynote Speech :
Prof. Dr. Komarudin Hidayat, MA (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Pembicara :
1. TGH. KH. DR. Zainul Majdi, MA (Gubernur NTB, Alumni Al-Azar Mesir)
2. Anis Matta, Lc (DPR RI Fraksi PKS)
3. Ali Munhanif, P.Hd (Pengamat Kajian Timur Tengah)

8 Comments

  1. benk says:

    untuk pembicara pertama..kalo sudah pakai TGH…. kenapa pakai KH. lagi…?

  2. Le Mujitahid Amien says:

    salam ,
    wah arak ke hasilnya untuk kita baca lagi hasil seminar ini.

  3. lmjaelani says:

    Seminarnya tgl 9 maret miq

  4. mimi says:

    apakah seminar ini terbuka untuk umum? brp biayanya jika ingin hadir dan mendaftar ke siapa? mohon no CPnya.. terima kasih..

  5. perantau sasak says:

    Sebelum menghadiri seminar, kami minta kepada Gubernur NTB untuk menyatakan sikapnya terhadap Jamaat Ahmadiyah karena sejumlah daerah telah menerbitkan peraturan tentang pelarangan Ahmadiyah seperti SK yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat dan Jawa Timur. Mengapa Gubernur NTB belum menyatakan sikapnya ? Mengapa Gubernur NTB belum berani menegur Jamaat Ahmadiyah di wilayahnya (LOTENG) bahwa alirannya itu adalah aliran atau ajaran sesat dan menyesatkan. Bukankah disini seharusnya beliau bersikap tegas karena mengingat beliau adalah seorang TGB (Tuan Guru Bajang atau Kiai) dan doctor bidang tafsir dari Universitas al Azhar Mesir ?

  6. lmjaelani says:

    #Mimi
    silahkan hubungi sekretariat
    Sekertariat:
    Jl.Kertamukti RT/RW.004.008 N0 22 Pisangan Ciputat Tangerang Selatan Banten
    Email: Imsak_jakarta@yahoo.com, Tlp: 08176362765/085959200122

  7. HRJ says:

    Saya berharap para pakar ini bicara tentang masalah yang mendasar dari negara Afrika Utara dan Timur Tengah. Masalahnya adalah pertarungan antara penjajah yang ingin menguasai minyak dan finansial dengan sistem kapitalisme. Dengan alat global bertopeng liberalisme dan neoliberalisme, demokrasi dicangkokkan bukan untuk kepentingan rakyat setempat tetapi untuk membuka akses bagi asing agar dapat menguasai dan mengendalikan negara dan rakyat Afrika Utara dan Timur Tengah yang muslim!.

  8. Insya allah Hasil Seminar-nya akan di Publikasikan di Blog Kami di http://imsakjakarta.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *