Tema Rakerwil Hidayatullah NTB, meneguhkan dakwah menuju NKRI yang bermartabat

Kapolda NTB Launching SAMSAT Delivery
December 23, 2018
Para Bikers Dukung Millenial Road Safety
January 25, 2019

Tema Rakerwil Hidayatullah NTB, meneguhkan dakwah menuju NKRI yang bermartabat

Rakerwil Hidayatullah NTB 2019, meneguhkan dakwah menuju NKRI yang bermartabat

Hidayatullah, organisasi massa Islam yang sebelumnya merupakan organisasi sosial resmi menjadi ormas sejak tahun 2000. Saat ini telah ada kepengurusan wilayah di 34 Provinsi se Indonesia. Salah satunya DPW Hidayatullah Nusa Tenggara Barat.

Pesantren Hidayatullah pertama di Nusa Tenggara Barat berdiri di Dasan Sari Ampenan Kota Mataram di tahun 1994 di rintis oleh Ustadz Abdullah Ihsan. Kini, jumlah Pesantren Hidayatullah di Nusa Tenggara Barat sebanyak 10 Pesantren yang tersebar di seluruh Kabupaten se Nusa Tenggara Barat.

Menurut Sekretaris DPW Hidayatullah NTB, Ustadz M Syamsul Bahri, M.Si. Perkembangan Hidayatullah di NTB berjalan sesuai harapan serta tetap diperlukan peningkatan kualitas kerja bagi setiap pengurus. ” Untuk koordinasi dan menyatukan langkah kerja, DPW Hidayatullah NTB akan mengadakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang insyaallah akan dilaksanakan pada Tanggal 11 – 13 Januari 2019 di Pesantren Berkah Ibu Desa Labulia Lombok Tengah” Jelas alumni Pesantren Hidayatullah Surabaya ini.

Rakerwil tersebut akan merencanakan dan membahas program kerja selama tahun 2019 setelah sebelumnya akan melakukan sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional Hidayatullah di Balikpapan Kalimantan Timur pada November 2018 kemarin.

Rakerwil Hidayatullah NTB ini direncanakan akan dibuka oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah. 10 DPD (Dewan Pengurus Daerah) se Nusa Tenggara Barat serta badan otonom lembaga yaitu Pos Dai, SAR Hidayatullah, Pandu Hidayatullah, Muslimat Hidayatullah, serta Koperasi Assakinah.

Menurut Ketua Panitia Rakerwil Hidayatullah NTB 2019 Zulkipli, SE, MM. Rakerwil kali ini merupakan ke 4 kalinya untuk periode kepengurusan 2015 – 2020. ” mengambil tema Meneguhkan Dakwah menuju NKRI yang bermartabat bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat NTB bahwa Hidayatullah telah lama berkontribusi membangun bangsa melalui dakwah yang teduh dan tetap menjunjung semangat kesatuan Republik Indonesia. Dai Hidayatullah di kenal sebagai Dai Pedalaman, Dai di tempat terpencil, untuk tetap merawat tauhid dan semangat kebangsaan ” Jelas alumni Pesantren Hidayatullah Jakarta ini melalui rilisnya ke media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *