Ditulis oleh Administrator Senin, 08 Desember 2008 18:19
Teknologi Biogas Untuk Peternak
Oleh: M Roil Bilad
Biogas, sebuah pengantar
Semangat pemerintah dalam upaya mengefesienkan biaya anggaran dengan secara bertahap mengurangi subsidi BBM mengakibatkan dikembangkannya sektor energi alternatif dan terbarukan. Teknologi biogas merupakan teknologi yang relatif sudah sangat tua dikembangkan dan digunakan di berbagai negara sejak puluhan tahun yang lalu. Teknologi ini mudah diaplikasikan dan di operasikan bahkan di berbagai belahan dunia, mulai dari pedalaman afrika dengan teknik super sederhana, sampai skala industri di Jerman. Teknologi ini sangat sesuai dikembangkan di Nusa Tenggara Barat (NTB), mengingat NTB merupakan salah satu sentra penghasil ternak terbesar di Indonesia.
Selain potensi aplikasinya yang memadai (mudah di buat), produksi biogas juga memberikan nilai tambah ekonomis bagi masyarakat sebagai sarana penyedia energi siap pakai. Berdasarkan basis perhitungan pemanfaatan kotoran 2 ekor sapi, maka produksi biogas dapat mencapai 1m3 perhari. 1 m3 Biogas setara dengan:
- 60-100 watt lampu bohlam selama 6 jam.
- 5-6 jam memasak menggunakan kompor gas
- Setara dengan 0,7 liter bensin
- Dapat memproduksi 1,25 kwh listrik
Biogas merupakan campuran gas Metana (60-70%), CO2 dan gas lainnya yang dihasilkan oleh bakteri metanogenesis yang terdapat pada rawa dan perut rumansia seperti sapi dan kerbau. Biogas terbentuk melalui tiga tahap, yaitu: hidrolisis, asidifikasi (pengasaman), dan metanogenesis. Pada tahap hidrolisis, molekul-molekul dioksidasi secara enzimatik menjadi molekul-molekul pendek. Molekul rantai pendek tersebut di uraikan lebih lanjut menjadi asam organik oleh bakteri asetogenik. Selanjutnya asam organik tersebut diuraikan membentuk gas metana. Keseluruhan gas yang diproduksi pada ketiga tahap proses tersebut dinamakan biogas. Tahap pembuatan biogas dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1: Tahap pembuatan biogas
Pembuatan Biogas
Semua bahan organik dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan biogas, sampah hijau, kotoran ternak maupun unggas. Namun demikian, kotoran hewan lebih sering dipilih karena ketersediaannya yang melimpah, memiliki keseimbangan nutrisi, mudah dicerna dan relatif dapat diproses secara biologi. Kotoran sapi merupakan substrat yang dianggap paling cocok karena telah secara alami mengandung bakteri penghasil gas metana.
Secara teknis proses pembentukan biogas berlangsung dalam biodigester yang merupakan wadah kedap udara tempat terbentuknya biogas. Biodigester ini dapat dibuat dari drum, beton atau plastik. Teknologi biodigester yang saat ini paling banyak dikembangkan adalah menggunakan plastik polietilen. Penggunaan plastik sebagai material konstruksi sangat menguntungkan karena sederhana, mudah diinstalasi dan dioperasikan dengan harga yang sangat murah dibandingkan menggunakan drum atau beton. Harga material instalasi berkisar andara 200-300 ribu rupiah. Teknologi biodigester plastik ini sangat direkomendasikan terutama karena harganya yang sangat murah, operasionalnya mudah, sederhana dan sangat mudah dibuat. Lebih dari 200 ribu unit instalasi biogas plastik telah dibangun dan beroperasi dengan baik di Vietnam. Plastik juga tahan lama dengan usia pakai dapat mencapai 5-10 tahun. Ilustrasi biodigester plastik ditunjukkan pada Gambar 2.

Gambar 2: Ilustrasi instalasi biodigester plastik
Berdasarkan Gambar 2, kotoran ternak secara langsung dibersihkan menggunakan air dari lantai kandang. Campuran air dan kotoran masuk kedalam biodigester dan diproses membentuk biogas. Gas akan masuk ke dalam tabung penampung gas dan langsung ias digunakan untuk memasak atau keperluan lainnya. Sedangkan keluaran/output digester dapat langsung digunakan sebagai pupuk cair atau dikeringkan menjadi pupuk kompos. Informasi lengkap mengenai teknik pembuatan biodigester dari bahan plastic ini sebenarnya telah sangat banyak dipublikasikan. Namun kebanyakan menggunakan bahasa inggris. Sebuah kelompok pecinta pertanian telah mendokumentasikan tata cara pembuatan biodigester plastic dengan cukup detail. Dokumen yang menjelasan detail teknis pembuatan biodigester dari plastic tersebut di lampirkan dalam attachment (Teknik pembuatan biodigester dari plastik dan Biogas skala rumah tangga).
Kotoran sapi menjadi listrik
Salah satu pemanfaatan biogas yang sangat strategis namun belum banyam di terapkan adalah menjadikannya bahan baker generator listrik. Karena ketika sudah menjadi listrik maka akan sangat mudah untuk di manfaatkan dengan berbagai macam cara. Baik untuk penerangan, atau menjadi sumber energi bagi alat-alat listrik lainnya. Balai besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian –Serpong telah berhasil mengembangkan pembangkit listrik skala rumah tangga menggunakan bahan baker campuran solar-biogas, teknologi ini bias diadopsi dan menurut hemat penulis sangat aplikatif untuk masyarakat, terutama di daerah terpencil. Penulis juga berkeyakinan bahwa modifikasi Gen-set berbahan bakar bensin juga dapat dilakukan melalui penambahan converter. Strateginya mirip dengan penambahan converter pada mesin mobil berbahan bakar bensin agar mampu menggunakna bahan bakar gas. Namun demikian penelitian lebih lanjut untuk kasus generator listerik berbahan bakar murni biogas ini masih perlu dilakukan. Atikel mengenai pembangkit listrik tenaga solar-biogas di lampirkan di attachment.
Biogas di Gumi Sasak
Penulis pernah memfasilitasi pembuatan biogas di Kampung Bunmundrak, Desa Sukarare, Lombok Tengah dengan hasil yang memuaskan. Biodigester plastik yang dibuat mampu memproduksi gas secara terus-menerus dan dapat dipergunakan untuk memasak. Pengalaman ini bisa dijadikan contoh untuk penerapan teknologi ini di kalangan masyakat yang lebih luas. Dokumentasi mengenai aktifitas penulis dan kelompok peternak di Lombok Tengah ketika melakukan percobaan pembuatan biodigester plastik dapat dilihat di Gambar 3.

Gambar 3. Pembuatan biodigester di Bunmundrak-Sukarare-Lombok Tengah
Catatan:
- Mengingat bahwa teknologi biogas ini sangat erat kaitannya dengan pupuk kompos dan pertanian organik, mungkin topik tersebut akan dibahas pada tulisan berikutnya.
- Jika gambar tidak muncul di teks, silahkan merujuk ke attachment 1,2 dan 3.
- Bagi masyarakat sasak yang tertarik untuk sekedar berdiskusi atau tertarik untuk membuat biogas dan memerlukan bantuan fasilitator, silahkan menghubungi penulis melalui mailing list sasak.org. Jangan malu-malu, gratis kok.

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Kosakata Hari Ini
Pemban Selaparang
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Sejarah Kerajaan di Lombok
Salam,saya sangat berbesar hati dan terima kasih kalau saudara ada menyimpan atau ada informasi tent...
By zul
Sejarah Kerajaan di Lombok
Salam untuk semua.Saya berminat untuk mengetahui tentang sejarah tentang keturunan Pejanggik.Saya sa...
By zul
MENUJU SWASEMBADA BERAS ORGANI...
Pertanian organik perlu u/ dikembangkan mengingat kesadaran masyarakat dunia u/ hidup sehat semakin ...
By ardianto
Presiden Canangkan Bebas Pemad...
iya mati teruzz, jadinya adik Q g bisa belajar kalo malam hariii.... syukurlah sekarang ada kesadara...
By ramadhan
Bandara Internasional Lombok D...
Salaam, semoga lebaran nanti kalau pulang kampung dah mendarat di tanah awuk alias BIL, amin.
By Le Muji
Warga mengungsi akibat oknum p...
Salaam, mesi arak sik ngene ndih ? ngusir bangse ne sendiri,padahal selepuk ne dengan sasak,ape ndek...
By Le Muji
Dampak Negatif Internet Oleh P...
bwd rere , gg usah coment . tu smua tuch pntgg bgtzz infox . !!!
By vii
DRAMA SASAK: Jaran Guyang
ga' lucu ach,cz belum liat ceee.klamaan loadingx.
By othed
Tujuh Dosa Besar Kita
Lek Gumi Sasak, sdh tdk lagi bisa kita hitung banyaknya Ustazd dan Tuan Guru, bilangDese, bilang Das...
By H.MUSA SHOFIANDY
Presiden Canangkan Bebas Pemad...
udah ga da pemadaman po??dari dulu kek...
By Hendri Rahman


Comments
saya adalah eorang guru kimia sma di bandar lampung
saya tertarik untuk pembuatan bio gas,
yang saya ingin tanyakan,
1. pembuatan rangkaian/isntalasi biogas skala lab
karena saya ingin membuat praktik pembuatan bio gas untuk anak-anak.
mohon bantuannya
wassalam
ardi
Untuk teknik pembuatan instalasi silahkan lihat file yang dilampirkan. Disana dijelaskan secara detail cara-cara pembuatannya.
Untuk yang ingin buat skala rumah tangga akan segera saya buat artikelnya, dalam minggu ini insyaalloh.
Untuk yang pengen cari bahan skrepsi silahkan kontak messsenger saya (CS5), atau email japri saja roilbilad130
Bagi yang ingin tahu teknologi instalasinya, silahkan di download di bagian bawah artikel.
Bagi yang ingin teknik pembuatan skala kecil, untuk demonstasi di kelas, insyaalloh segera saya buatkan minggu ini.
Bagi yang ingin penelitian, silahkan kontak saya langsung melalui CS 5.
Terima kasih
http://sasak.org/univ-ks/tepat-guna/655-tutorial-pembuatan-biogas-skala-kecil-laboratorium.html
Saya melihat di Lombok ini banyak sekali kotoran kuda yang mengotori jalan-jalan yang merusak pemandangan dan kenyamanan. Kalau masyarakat tahu akan bagaimana memanfaatkan kotoran kuda maka saya yakin akan mengurangi jumlah kotoran yang berceceran di jalan karena para peternak/kusir cidomo akan mau untuk menampung kotoran kudanya untuk dijadikan biogas.
Mungkin kita bisa kerja sama buat instalasi. Kita sekarang sudah sampai bisa buat biogas sebagai bahan bakar genset. Tentusaja dengan treatment biogas dan modifikasi gensetnya terlebih dahulu.
Silahkan buka file tentang laporan KS for SPT untuk lihat gambarannya sekilas.
kalau saluran inlet ke digester n saluaran pembuangannya tuch pake kran ga mas???
aku butuh bgt data2nya buat bahan skripsi ku mas, "visualisasi proses instalasi biogas sederhana" pliz bgt ya mas....
makasih bgt....
thanks bgt mas........
Sukses untuk skripsinya.
Kalau boleh saya meminta skema pembuatan teknologi ini untuk skala rumah tangga mengingat didaerah saya banyak sekali para peternak babi maupun sapi dan selama ini limbahnya dibuang begitu saja.Kalau boleh tahu bahan apa saja yg digunakan untuk instalasi sederhana, yg penting murah teknologi & mudah diaplikasikan beserta cara pembuatannya & berapa jumlah kotoran / ternak yg diperlukan per hari utk mampu menjalankan teknologi ini? terima kasih infonya
saya mau tanya, bisa ga? generator bensin dimodifikasi jadi berbahan bakar bio gas... apa emang perlu tu konverter,atau mixer,,, serta rancangan desainnya gimana? kira2 klu dibuat sederhana habisnya berapa? atas bantuannya kami ucapkan terima kasih....
mas lulusannya sarjana apa...????
oya, menurut saya pulau lombok itu cocok dijadikan sebagai produksi ternak (peternakan) coz lahannya masih alami apalagi daerah lombok timur.....mudah-mudahan lombok bisa maju dengan peternakan......
Silahkan download file lampiran pada bagian bawah artikel, petunjuk dan instruksi lengkapnya ada disana.
Terima kasih
Untuk penggunaan sebagai bahan bakar genset tidak diperlukan konverter. Yg diperlukan adsorber untuk pemisahan gas racun, H2S yang dapat membahayakan mesin akibat korosi.
Biaya instalasi palings sederhana kira-kira 600 ribu rupiah (biaya material saja).
saya butuh beberapa informasi:
fasilitas yang digunakan apa aja??Karena contoh pada gambar kurang jelas.
Seandainya ada 100 kg feses (kotoran), bisa menghasilkan berapa kilogram biogas..
apakah kotoran kambing yang terkontaminasi rumput bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan biogas??Kalau bisa,bagaimana prosesnya??
saya mau minta no hp yang bisa dihubungi untuk info lebih lanjut.
Thanks...
100 kg kotoran sapi = 70m3 biogas ekivalen dengan kira-kira 10 kg gas elpiji.
Kotoran kambing yg bercampur rumput bisa digunakan untuk umpan biogas. Gak apa-apa, asl jangan bercampur pestisida saja pak. Untuk diketahui perolehan gas kotoran kambing jauh lebih besar dibandingkan dengan kotoran sapi.
Info lebih lanjut: chatt lewat facebook saja: silahkan add saya roilbilad130(at)gmail(dot) com.
sangat bermamfaat bagi saya
selama ini kotoran sapi langsung dibuang ke kali.
mudah mudahan dengan artikel ini sebagai acuan, kotoran sapi dapat dibuat menjadi biogas.
salam.
kalo ada, tolong saya di imel bahan2nya
soalnya skripsi saya membahas itu
makasi
sixthjune06@gma il.com
Sampai saat ini, belum ada teknologi pengemasan (pengompresan) yang ekonomis dalam sekala kecil.
Jika di kemas seperti LPG maka harga jual biogas tidak akan mampu bersaing dengan LPG.
Paling bagus kalau instalasi biogas dibuat lokal. Di setiap dapur ada pengolahan limbah sendiri (sekala kecil) dan gasnya langsung dipakai. Jadi sekalian mengolah limbah rumah tangga akan memperoleh biogas, dan pupuk organik. Selain itu juga sanitasi akan semakin baik.
ass....
saya sangat tertarik dengan artikel biogas bpk..
saya mohon bantuanny tentang pembuatan biogas skala kecil untuk demonstrasi di kelas sebagai bahan skripsi saya mulai dari rancangan alat, proses pembuatan, biostarter(semu a yang dibutuhkan selengkapnya y pak,he2
saya mohon bpk mengirimkannya ke email saya:milano_654 3
terimakasih atas perhatian dan bantuanny y pak...
mohon bantuan
dari kotoran burung puyuh apakah bisa di buat biogas?
terima kasih
Dody: kotoran burung puyuh bisa dibuat, bahkan merupakan salah satu bahan baku terbaik.
kalau g keberatan, tolong add facebook saya mas. . .
ni.avys
saya bth info ni. . .
terima kasih
Salam,
edy astono
RSS feed for comments to this post.