Zulkifli, Catatan Sebuah Nama

Banyaknya Orang Tua yang Kini Sendiri
October 7, 2013
Dinasti
October 15, 2013

Zulkifli, Catatan Sebuah Nama

Zulkifli
(Catatan Sebuah Nama)
oleh Zulkipli
Zulkipli, SE, MMDulu, saya berpikir nama itu akan menunjukkan agama seseorang. Perlahan, setelah tinggal di berbagai tempat, akhirnya pikiran tersebut sirna. Nama belum tentu menunjukkan agama si pemilik nama tersebut.
Dulu, bos saya namanya Datok Yusuf, cina malaysia ini ternyata kristen. Ketika saya tinggal di Ruteng Flores. Rekan kerja saya dari Polres Ruteng, orang Sidoarjo, ternyata Katolik, padahal sebelumnya rutin saya menyampaikan salam. Dan banyak lagi.
Yang terakhir, yang sedikit membuat ribut jagat media Indonesia adalah Jasmine Zulkifli. Lurah perempuan yang menjadi salah satu alumni lelang jabatan si Jokohok. “Kok bisa namanya Zulkifli, jangan-jangan dia murtadin” dalam benak saya. Sekali lagi, ini membuktikan belum tentu menggambarkan agama si pemilik nama.
Kasus jasmin Zulkifli ini adalah bukti pertama yang saya lihat langsung bahwa kemenangan Jokohok akan mempengaruhi pemahaman Indonesia bahwa, jangan lihat agamanya. Kinerja yang nomor satu. Satu hal yang saya yakini. “Setiap orang pasti akan mengeluarkan kebijakan dengan memasukkan pertimbangan keyakinannya”. Bisa saja keyakinan saya ini salah. Nanti akan muncul pameo, “ndak apa-apa presiden atau wakilnya kristen, yang penting berkualitas, peduli rakyat, dst”. Sebagai orang yang terlibat perang dingin dengan kaum missionaris Kristen, jika hal tersebut betul-betul telah menjadi mindset ummat Islam Indonesia, menurut saya bahaya. Walaupun sampai detik ini sangat jaraaaaaaaang perwakilan ummat yang duduk di eksekutif mulai dari Desa sampai presiden dijadikan idola karena kinerjanya.
Kasus terakhir terkait nama Zulkifli, namanya Pieter Zulkifli Simabuea. Seorang Kristen Batak yang tinggal di Surabaya terpilih menggantikan Gede Pasek menjadi Ketua Komisi Hukum DPR RI.
Sama seperti, nama apa yang menjadi ciri khas Bangsa Sasak? Selain Lalu, Baiq, Lale. Apa lagi?
Memang banyak nama-nama khas seperti Darke, Darte, Mertah, Sarte, Surabe, Miate, Kemangi, lembain, mangin, dan sejenisnya. Tapi apakah itu nama khas Sasak? Itahm. Ndek taok.
Namanya Hartono, orang Penujak asli. Subartono, asli Tanjung, Supriyatno, asli Pujut. Soekarno, asli Sukarara. Nama akhiran “o” di Lombok belum tentu dia orang Jawa.
Kata shakespeare, “what is in a name”. Tetapi, kelak di akhirat, kita di panggil nama dengan nama kita masing-masing. Dan nama itu adalah do’a. Nama anak itu menggambarkan harapan orang tua. seperti harapan orang tua saya dulu, ketika memberikan saya nama Zulkifli, mungkin harapannya supaya saya seperti Nabi Zulkifli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *